Perlebar Jalan Kawasan Warung Terminal Wamengkoli, Pemkab Siapkan Relokasi
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Untuk membuat dua jalur jalan lurus dari gerbang islami Buton Tengah (Buteng) menuju pelabuhan Wamengkoli, Pemkab Buteng harus memperlebar jalan yang ada selebar 15 meter. Akibatnya, warung-warung di depan terminal angkutan Wamengkoli harus tergusur dan tidak memungkinkan untuk mundur ke belakang, karena ketemu laut.
Untuk mengatasi itu, Pemkab Buteng mulai menimbun laut bagian belakang warung-warung tersebut sebagai relokasi nantinya. Dengan begitu, jalan bisa dibuat dua jalur dan warung-warung yang ada tetap tertata rapi mundur ke belakang dan dibuat seragam.
Kemarin, Senin (2/9), Bupati Buteng H Samahuddin meninjau penimbunan untuk merelokasi warung-warung tersebut nantinya. Secara kebetulan orang nomor satu di Buteng itu bertemu Ketua DPRD Adam yang menyeberang dari Kota Baubau.
-
Bupati Buteng H Samahuddin bersama Ketua DPRD Adam usai meninjau penimbunan relokasi warung pelabuhan Wamengkoli
"Timbunan ini sebagai persiapan relokasi warung-warung yang ada di terminal pelabuhan Wamengkoli, karena terkena dampak pelebaran jalan yang akan kita buat dua jalur menuju pintu gerbang," kata Samahuddin.
Kalau timbunannya sudah selesai, maka warung-warung yang ada mulai direlokasi. Sehingga dalam melakukan penggusuran akibat pelebaran jalan dua jalur, tidak ada benturan dengan warga. "Makanya, kita siapkan dulu lokasi dan warungnya untuk pindah, kemudian warung-warung yang ditinggalkan itu dibongkar. Sedapat mungkin kita hindari benturan dengan warga," tukasnya.
Bupati pertama pilihan rakyat Buteng ini berjanji, 2020 nanti pihaknya akan membangun warung seragam di tempat relokasi yang baru tersebut. Sehingga kawasan pelabuhan Wamengkoli dan warungnya tertata rapi. Apalagi sudah dibuatkan dua jalur jalan menuju pintu gerbang, akan tampak lebih indah dan memberikan kesan pertama yang baik bagi setiap tamu yang datang ke Buteng.(uzi)