Busel

147 Nelayan Busel Ikut Diklat, DKP Genjot SDM Nelayan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 16 September 2019 15:45 WIB · 2 menit baca
Bagikan
147 Nelayan Busel Ikut Diklat, DKP Genjot SDM Nelayan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Potensi unggulan Kabupaten Buton Selatan (Busel) di sektor perikanan. Merespon hal tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Busel terus menggenjot berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Salah satunya mengirim nelayan Busel mengikuti pelatihan pendidikan (Diklat) secara gratis ke Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong Makassar.

"Sejak Juli sampai September 2019 kita sudah kirim 147 nelayan mengikuti pelatihan pendidikan Basic Safety Trainning Kapal Layar Motor (BST-KLM) di BP2IP Barombong," ujar Kepala Dinas DKP Busel H La Ode Taatlan melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Subhan.

Ia mengaku, pengiriman nelayan Busel ke BP2IP itu secara gratis atas kerja sama Pemkab dan BP2IP Barombong. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan nelayan dan sebagai salah satu syarat nelayan mendapatkan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) dalam melaut hingga 20 mil.

Subhan merincikan, nelayan yang mengikuti diklatkan BP2IP Barombong bertahap tanggal 24 Juli diikutkan ada 44 nelayan, 30 Juli ada 42 nelayan. Kemudian 5 Agustus sebanyak 41 nelayan dan 3 September 20 nelayan.

"Total yang sudah kita kirim 147 nelayan dan kegiatan Diklat tersebut sejak Juli hingga September ini," tambahnya.

Ia menjelaskan, para nelayan yang sudah mengikuti pelatihan mendapat SKK. Tak hanya itu juga akan mendapatkan perlakuan khusus dipermudahkan dalam mengembangkan ekonominya. Begitupun juga mendapatkan bantuan pemerintah. Ini juga menjadi salah satu syarat mendaptkan bantuan pemerintah.

Tujuan diklat ini guna meningkatkan kualitas nelayan memberikan pelatihan berbasis training of trainers bagi para insan kelautan dan perikanan.

Selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam perawatan kapal perikanan, mesin perikanan, operasionalisasi kapal dan alat tangkap, metode penangkapan tuna, penanganan ikan dan hasil tangkapan dan pengelolaan koperasi.

Ia berharap para insan perikanan tersebut terus tumbuh dan berkembang, serta mampu ambil bagian dalam geliat ekonomi. (aga)

Bagikan