Busel

DKP Gelar FS Perencanaan Infrastruktur SKPT

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 19 September 2019 16:12 WIB · 2 menit baca
Bagikan
DKP Gelar FS Perencanaan Infrastruktur SKPT
KP menggelar seminar awal penyusunan dokumen perencaan program sarana dan prasarana PSKPT

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Buton Selatan (Busel) menggelar seminar awal penyusunan dokumen feasabilyty study (FS) Program Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (PSKPT).

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) nomor 51 tahun 2016, menetapkan Busel sebagai wilayah PSKPT. Kini menunggu keseriusan pemerintah daerah, provinsi hingga pusat mensukseskan program ini di Busel.

Busel memiliki potensi kelautan dan perikanan yang melimpah. Kondisi itu dapat memicu multyplayer ekonomi ditengah-tengah masyarakat.

Kondisi wilayah geografis dan data-data yang ada bahwa potensi kelautan dan perikanan di Busel melimpah.

Tinggal keseriusan Pemkab mewujudkan hal tersebut melalui skal prioritas kebijakan menggenjot potensi unggulan Busel tersebut.

PSKPT adalah sebagai katalis dalam mengelola potensi sumber daya kelautan dan perikanan. Hal itu sesuai dengan program nawa cita Presiden Jokowi bagi daerah-daerah pesisir terluar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di bidang kelautan dan perikanan.

Salah satu tahapan mewujudkan program PSKPT ini DKP Busel sudah melakukan berbagai program salah satunya penyusunan dokumen kajian kelayakan yang digelar awal pekan ini.

"Maksud diadakannya penyusunan dokumen feasabilyty study ini di maksudkan sebagai upaya dalam mengkaji nilai kelayakan penetapan rencana pembangunan sarana dan prasarana. Termasuk penetapan lokasi untuk PSKPT," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Busel H La Ode Taatlan melalui Sekdinnya Nafiruddin kepada awak media ini.

Ia menjelaskan, ada tiga poin utama dalam penyusunan dokumen ini dalam rangka pengembangan ekonomi masyarakat perikanan. Pertama, untuk menciptakan keterpaduan antara rencana pengembangan sektor perikanan dan pembangunan fisik dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Kedua, sebagai arahan pembangunan, sekaligus kerangka dasar pembangunan kawasan PSKPT. Ketiga dasar pentahapan pembangunan fisik yang ada kaitannya dengan pembangunan SKPT secara keseluruhan.

"Kegiatan ini tadi baru seminar awal, nanti kedepan akan berlanjut sesuai tahapan mekanisme yang ada," katanya.

Nafirudin menjelaskan, lokasi PSKPT di Busel sesuai SK bupati ada dibeberapa kecamatan. Tapi bersentra di Kelurahan Katilombu, Kecamatan Sampolawa.

"Harapan kami dari hasil kajian mereka ini. Bisa di jadikan acuan buat kami untuk melakukan perencanaan pengembangan pembangunam sektor kelautan dan perikanan," harapnya.

Ia menambahkan, seminar awal FS ini merupakan bagian kelengkapan admnistrasi Busel untuk jadi bahan pertimbangan Menteri KP Susi Pudjiastuti dalam menetapkan penganggaran PSKPT Busel tahun 2020.

"Tinggal kita menungguu realisasi agar bisa action tahun 2020," harapnya. (aga)

Bagikan