Berita Terkini
Buton

Pemkab Buton Pertahankan WTP Enam Kali Berturut-turut

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 17 Oktober 2019 20:05 WIB · 2 menit baca
Pemkab Buton Pertahankan WTP Enam Kali Berturut-turut
Asisten III, La Ode Muhidin Makmur menerima piagam WTP dari Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Arif Wibawa

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton kembali mampu mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018.

Dengan raihan opini WTP kali ini, Pemkab Buton tercatat telah mendapat enam kali opini WTP secara berturut-turut.

Atas prestasi tersebut pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia menganugerahkan kepada Pemkab Buton berupa Piagam Penghargaan WTP dan Plakat dalam acara HUT Kota Baubau yang di selenggarakan di Kantor Wali Kota Baubau, Kamis (17/10/2019).

Dalam penyerahan piagam itu, Kabupaten Buton tidak sendirian, ada juga sejumlah daerah otonomi lainnya di lingkup Kepulauan Buton. Yakni, Wakatobi lima kali WTP, Kota Baubau empat kali, Buton Tengah dan Buton Utara dua kali dan Buton Selatan Satu kali WTP.

Mewakili Kementerian Keuangan, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Arif Wibawa menjelaskan penghargaan WTP dan Plakat yang diberikan Kementerian Keuangan RI merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah dan jajarannya yang telah mengelola keuangan daerah dengan baik, transparan dan akuntabel yang telah dibuktikan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

"Dan kami berharap semoga dari Opini WTP ini akan mempengaruhi tata kelola secara keseluruhan pada penyelenggaraan administrasi pemerintah dan pelaksanaan seluruh kegiatan baik dinas maupun sosial," harapnya.

Menurut Arif, tahun ini merupakan tahun bersejarah bagi seluruh Pemda lingkup Buton Raya, dimana seluruhnya telah mendapatkan predikat opini wajar tanpa pengecualian atas laporan keuangan pemerintah daerah. Menurutnya ini, merupakan suatu prestasi bersama seluruh elemen di pemerintah daerah, sebab semua lini turut memberikan kontribusi yang besar.

Tidak hanya itu, kata dia meskipun predikat WTP ini sangat membanggakan, namun raihan tersebut merupakan tantangan bagi pengelola keuangan di tahun-tahun yang akan datang yang semakin dinamis mengingat kondisi perekonomian mengalami tekanan dan perlambatan. (Cro2)