Masjid Dua Lantai di Masiri Kelar, Danramil: Semoga Bukan Hanya Pajangan
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Terhitung 28 hari sejak upacara pembukaan dimulainya pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106. Masjid Almuqarabun Indalmukminin Lingkungan Kolowu Morikana, Kelurahan Masiri tuntas dikerjakan.
Warga lingkungan Kolowu Morikana tak henti-hentinya bersukur tak menyangka masjid dua lantai itu bisa terbangun semegah itu. Tak sedikit kaum ibu-ibu yang hadir meneteskan air mata saat acara syukuran.
Pasalnya masjid itu dikerjakan hanya membutuhkan waktu kurang lebih 28 hari. Seperti disulap. Tak disangka masjid dua lantai tuntas dikerjakan. Megah lagi. Kini menjadi icon di Batauga.
Selasa (29/10), warga lingkungan Kolowu Morika menggelar sukuran kecil-kecilan dengan memotong sapi satu ekor. Sebagai tanda rasa sukur selesainya dibangun masjid dua lantai itu dengan luas 10 kali 18 meter. Warga juga menggelar yasinan bersama dalam masjid.
"Kami merasa bangga masjid ini bisa terbangun. Seperti disulap. Ini berkah bagi kami masyarakat Lingkungan Kolowu Morikana. Karena rencana kami masjid ini akan terbangun 20 tahun. Tapi tiba-tiba ada program TMMD ini. Seperti disulap dibangun hanya 28 hari," kata Kepala Lingkungan Kolowu Morikana La Ode Tarmin saat menyampaikan sambutanya.
Tarmin menjelaskan, masjid tersebut diberi nama Almuqarabun Indalalmukmin memiliki arti tempat berkumpulnya orang-orang beriman. Ia berharap masjid ini dimabrurkan jamaah warga lingkungan Kolowu Morikana.
"Kita kuat kalau kita bersatu membangun masjid ini. Saya juga merasa bangga karena kita semua bisa menunjukan kekompakan bergotong royong bersama bapak-bapak tentara membangun masjid ini," harapnya lagi.
Ia juga sangat mensyukuri adanya masjid ini. Ia juga bangga masjid ini menjadi salah satu icon Batauga. "Kita merasa syukur alhamdulillah, seperti disulap, seperti ada keajaiban. Kita merencanakan bangun masjid tiba-tiba ada program TMMD di lingkungan kami," katanya terheran-heran.
Ia mengaku ini suatu rahmat karena tidak bisa terbayangkan akan menjadi terbangun dua lantai masjid bagi seluruh masyarakat lingkungan Kolowu Morikana.
Tarmin juga menyampaikan permohonan maaf kepada prajurit TMMD saat kebersamaan gotong royong selama di lingkunganya.
Sementara itu Danramil 1413-09 Batauga Kapten Inf Muh Arva juga menyampaikan permintaan mohon maaf kepada warga selama kegiatan TMMD. "Melalui kesempatan ini mewakili para ade-ade kami yang bekerja bersama-sama warga mungkin ada salah atau khilaf mohon dimaafkan," ujarnya.
Ia mengaku selama mengikuti program TMMD di beberapa daerah lain, jauh berbeda dengan TMMD yang digelar di Kelurahan Masiri. Sebab warganya mulai dari bapak-bapak hingga ibu-ibu kompak bergotong royong bersama-sama bekerja tanpa pamrih.
Ia berharap persatuan dan kesatuan semangat gotong royong itu terus digelorakan pasca program TMMD ini. "Kami berharap bukan hanya saat TMMD ini semangat gotong royong kita dan persatuan kita, namun selanjutnya setelah kegiatan ini," harapnya.
Ia juga mengapresiasi atas kerja sama warga sehingga impian membangun masjid yang dicita-citakan warga menjadi kenyataan. Ia juga bersyukur prajurit TMMD bisa bersama-sama membangun masjid yang megah itu.
Ia juga berharap masjid ini nantinya bisa diisi para jama’ah masyarakat Kolowu Morikana. "Alhamdulillah semoga bisa terisi jamaah masjid ini, bukan cuman jadi pajangan namun menjadi semangat kita semua untuk salat jamaah di masjid sehingga lantai satu dan dua berisi bukan hanya pajangan. Jangan nanti lebaran atau puasa baru terisi," harapnya.
Camat Batauga La Hardi juga mengapresiasi atas terbangun masjid yang cukup menggah itu. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat bersama prajurit TMMD. (aga)