Busel

Masuk Kategori Baik, Buton Selatan Lepas Status DOB

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 7 November 2019 23:47 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Masuk Kategori Baik, Buton Selatan Lepas Status DOB

PUBLIKSATU, JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri resmi melepas status Daerah Otonomi Baru (DOB) tiga kabupaten di Sultra menjadi daerah otonom. Tiga kabupaten itu sudah lima tahun dimekarkan dari daerah induknya.

Tiga kabupaten baru itu mendapatkan capaian akhir hasil evaluasi pengembangan DOB dengan kategori baik. Tiga kabupaten kembar yang lahir secara bersamaan di Sultra tahun 2014 itu Kabupaten Muna Barat, Buton Tengah dan Buton Selatan.

Penilaian hasil EPDOB dilakukan terhadap 10 aspek penyelenggaraan pemerintah Permendagri nomor 23 tahun 2010 berdasarkan data kuisioner dan pengamatan lapangan ke tiga DOB itu.

Kesepuluh aspek tersebut yakni pembentukan OPD dan pengisian personil didalamnya, pengisian anggota DPRD, kuantitas dan kualitas ASN, pengalihan aset, peralatan dan dokumen, penetapan tapal batas, pengelolaan APBD, Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan.

Nilai akhir evaluasi pengembangan tahun 2019 setelah lima tahun mekar peringkat pertama diperoleh Muna Barat dengan nilai 93,25 disusul Kabupaten Busel 91,25 dan urutan terakhir Buton Tengah 90,50. Tiga daerah itu dengan status kategori kualitatif baik sesuai indikator Kemendagri.

Masing-masing tiga kepala daerah menerima piagam penghargaan atas capaian akhir evaluasi pengembangan DOB dengan kategori baik itu. Piagam penghargaan itu diserahkan Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan DPOD Dirjen Otonomi Daerah Kemengari Drs Andi Bataralifu MSi, di Kemendagri, Kamis (07/11) pagi waktu Jakarta.

Plt Bupati Busel La Ode Arusani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemendagri yang telah membimbing dan memberikan petujuk kepada Pemkab Busel sehingga dapat menyelenggarakan pemerintah dengan baik.

Ia berharap walaupun Busel sudah berstatus Daerah Otonomi. Arusani meminta Kemendagri agar supaya selalu mengontrol memberikan perhatian bimbingan dan petunjuk untuk kemajuan Busel kearah lebih baik lagi.

"Alhamdullah, kami berharap Kemendagri tetap memberikan perhatian serius, bimbingan dan petunjuk kepada kami untuk kebaikan dan kemajuan Busel kedepan lebih baik lagi," ujar Arusani.

Terpisah Asisten I Setkab Busel LM Muslim Taangi mengatakan, Nilai akhir evaluasi pengembangan tahun 2019 setelah lima tahun mekar Kabupaten Busel statusnya kategori baik.

"Alhamdullah, Ini patut kita syukuri sudah selamat dari status DOB," ujarnya kepada Buton Pos usai menghadiri prosesi evaluasi akhir di Kemendagri.

Ia juga berharap masyarakat mendukung seluruh program pemerintah daerah untuk kemajuan Busel kedepan.

Mantan Kadis Pariwisata pertama Busel ini menambahkan Pemkab Busel saat ini lagi fokus membangun infrasturuktur dan sarana prasana lainya, pengembangan SDM dan potensi unggulan daerah lainya untuk bisa setara dengan daerah lain yang duluan mekar.

Lanjut Muslim Taangi, yang digaris bawahi ketiga DOB ini adalah termaksud DOB yang sangat berhasil dibawah binaan Kemendagri selama kurang lebih lima tahun belakangan.

Sebab biasanya DOB lain bentukan tahun 2012 itu Kemendagri tidak seperti mulusnya membimbing tiga DOB di Sultra yang mekar tahun 2014.

"Pihak Kemendagri memberikan apresiasi positif kepada tiga DOB ini. Utamanya memberikan apresiasi kepada pemimpinya karena benar-benar mereka proaktif," katanya.(BP/PS)

Bagikan