La Bakry Tegaskan Program Pala Banda di Buton Tak Gagal Layaknya Bantuan Jagung dari Kementan

PUBLIKSATU, BUTON-Pemerintah Kabupaten Buton dibawah kepemimpinan La Bakry sedang menggalakan peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui program penanaman pala Banda.
Sebanyak 20 ribu bibit disiapkan dalam program ini. Meskipun begitu, La Bakry tidak mengharapkan apa yang ia canangkan kali ini tidak seperti program pertanian jagung yang sebelum telah dilaksanakan.
"Jangan seperti yang lalu saya suda mengaku di Mentri Pertanian, jagung empat pulu hektar, jagung bibitnya di kasi, pupuknya dikasih, sampai sekarang saya belum perna di undang kita mau panen jagung," ujar La Bakry belum lama ini.
"Saya kecewa sekali, saya sudah mengaku di Kementrian Pertanian mengaku saya, siap Buton awalnya 5 ribu, tapi kemudian kepala Dinas Pertanian dia bilang 4 ribu saja pak. Ok 4 ribu. Mana? datanya baru seribu pak. Tidak ada sampai sekarang. Akhirnya saya copot kepala dinas pertaniannya, kamu bikin malu saya saja," tambahnya.
Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, La Bakry mengharapkan para camat dan kepala desa harus memberikan data lahan masyarakat yang akurat, bukan hasil rekayasa.
"Program ini saya tidak ingin gagal lagi pak desa pak camat. Coba datanya masuk. Jangan bohong-bohong tidak ada tanahnya kasih masuk. Buktikan bahwa dia punya lahan. Kalau pala ini tumpang sari tidak apa-apa. Dia suka tanaman pelindung. Justru Kalau dilahan terbuka cepat kering dia coklat dia punya daun. Mati," ujarnya (Cro2).