Miris, Tujuh Tahun Berdiri, Satu Perusahaan Daerah di Buton Belum Hasilkan Profit

PUBLIKSATU, BUTON-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Buton, PD Mainawa sejak didirikan 2013 lalu hingga 2019 disinyalir belum pernah menghasilkan laba.
Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Buton, Nur Iskandar menjelaskan alasan belum adanya profit yang dihasilkan perusahaan daerah itu disebabkan oleh terjadinya kekosongan anggota direksi definifit.
Akibat tidak adanya direksi definitif, kewenangan pejabat perusahaan jadi terbatas. Olehnya itu, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan seleksi jabatan di perusahaan tersebut.
"Belum, karna kami masi mempersiapkan bagaimana untuk lelang seleksi itu," ujar dia saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, lantai II, gedung D, Kompleks perkantoran pemkab Buton beberapa waktu lalu.
"Hanya memang kewenangan pejabat itu terbatas dia hanya mengurus masalah rutin saja dia tidak bisa untuk membuat bisnis plant, dia tidak bisa adakan kerja sama. Yang bisa laksanakan itu anggota direksi definitif yang suda dilantik," imbuhnya.
Lanjut, Iskandar bilang PD Mainawa juga seperti perusahaan lainnya. Sejak 2014 sampai 2017 keseluruhan punya laporan keuangan. Hal itu berdasarkan pemeriksaan tim audit kantor akuntan publik (KAP).
"Memang ada laporan keuangan dari PD Mainawa, dia kalau dari pemeriksaan dari tim audit independen dari KAP. Itu 2014. Kemudian ada laporan-laporan dari keseluruhan sampai 2017," ujarnya.
Meski begitu, diharapkan Inspektorat turut melakukan pemeriksaan. Tujuannya untuk diketahui seperti apa laporan keuangan perusahaan itu.
"Supaya kita bagaimana sebenarnya ini. Apa-apa pertanggung jawaban laporan keuangan itu bisa diterima tidak?," katanya
"Sambil kami juga dari bagian ekonomi juga kita suda mulai menelusiri salah satunya kemarin itu saya ke Nambo ada informasi yang kami dapat bahwa perusda pernah membeli tanah untuk persiapan smelter atau apa disana. Dan kita cek itu ada dan suda lunas. Satu bidang tanah,"tambahnya.
Terlepas dari itu, Nur Iskandar menyebutkan berdasarkan Peraturan Daerah 2013 tentang perusahaan daerah, ada sembilan kegiatan usaha PD Mainawa. Hanya saja, yang paling menonjol dibiang pertambangan, Perikanan dan Pertanian.
"Kalau berdasarkan Perda 2013 itu ada sembilan kegitan usaha. Tapi yang paling menonjol yang selama ini dijalankan Perusda itu pertambangan, perikanan, dan pertanian," ujarnya (Cro2)