Berita Terkini
Buton

Polda Sultra Usut Temuan Pembangunan IPAL Puskesmas di Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Sabtu, 28 Desember 2019 16:01 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Polda Sultra Usut Temuan Pembangunan IPAL Puskesmas di Buton
Ilustrasi

PUBLIKSATU, BUTON-Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara mengusut kasus dugaan temuan pada perkerjaan pembangunan IPAL di salah satu Puskesmas yang ada di Kabupaten Buton tahun anggaran 2017.

Pengadaan pembangunan instalasi pengolahan limbah itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus dengan nilai kontrak sekira 500 juta.

Dalam pengerjaannya, pembangunan IPAL itu disinyalir tidak rampung seratus persen. Ada daya listrik yang tidak terpenuhi sehingga pengadaan tambahan dianggarkan pada tahun 2018. Nah, hal ini kemudian menjadi temuan.

"Sudah diperiksa dari Polda kemarin. Itu tadi temuan itu. Tapi kita sudah sampaikan bahwa kenapa kita nanti 2018. Karena dari itemnya IPAL ini tidak ada, tidak masuk dalam paket pengadaan, tidak ada penambahan daya," ujar Plt Kadis Kesehatan Buton, H Djufri D saat dijumpai wartawan di ruang kerjanya, gedung B, Lantai I, beberapa waktu lalu.

Djufri menjelaskan terkait temuan ini, ia tidak banyak mengetahui secara detail. Sebab hal ini terjadi bukan di masa kepemimpinannya.

Meskipun begitu, Ia meyebutkan dari sisi pelaksanaan proyek tersebut sudah tidak menyalahi aturan yang ada. "Hanya ada beberapa teknis orang bisa menyoroti bahwa ini mungkin belum sampai seratus persen. Yang penting itu IPAL itu kita lakukan ada barangnya dan sudah dibuat dan sesuai prosedur," ujarnya.

"Hanya mungkin ada beberapa karena kita kemarin itu yang di pertanyakan itu bahwa kenapa itu dari beberapa pemerintah atau pun yang berwajib. Kemarin kenapa ini IPALnya nanti pengadaan penambahan daya ini nanti 2018. Itu pertanyaan yang kemarin mereka soroti," imbuhnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan di 2017 lalu, ada tiga Puskemas mendapatkan pembangunan IPAL. Yakni, Siotapina, Lasalimu Selatan dan Kapontori.

Lalu, di 2018 yakni Wabula dan Wakaokili serta 2019 Puskesmas Wolowa dan Kumbewaha. (Cro2)

Bagikan