Berita Terkini
Buton

Wakili Buton, Laburunci Disambangi Tim Penilai Provinsi

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 10 Januari 2020 03:19 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Wakili Buton, Laburunci Disambangi Tim Penilai Provinsi

PUBLIKSATU, BUTON - Desa Laburunci, Kecamatan Pasarwajo mewakili Kabupaten Buton dalam lomba Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, serta Kesehatan ( PKK-KKBPK-Kesehatan) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019.

Untuk menilai lombah itu, Tim Penilai Provinsi Sulawesi Tenggara kemudian melakukan penilaian, Rabu (8/1/2020).

Dalam kesempatan itu, Ketua Penilai Lomba, Maswati Madjid, SKM, MSI menjelaskan ada beberapa tujuan dalam lomba ini. Diantaranya, untuk meningkatkan pelayanan yang merata, upaya kesehatan lingkungan di rumah, pemukiman lingkungan yang sehat dan berkualitas dalam pemberdayaan kesejahteraan keluarga PKK dan keluarga berencana.

Kata dia, semua itu diharapkan dapat bemuara pada pencapaian keluarga yang sehat menuju Indondesia sejahtera.

“Ini semua untuk memacu instesifikasi peran gerak PKK dalam program Keluaraga Berencana dan pembangunan keluarga dan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu dengan lintas sektor yang terkait dalam rangka membangun keluarga yang sejahtera,” ujar dia dalam sambutannya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan itu, ia menambahkan lombah ini juga dalam rangka program pemerintah mencegahan stunting dengan 1000 hari pertama kehidupan dengan menggunakan KB.

Ditempat yang sama, mewakili Bupati La Bakry, Sekda Buton, Ir. La Ode Zilfar Dajafar, MSi menjelaskan Kesatuan PKK-KKBPK-Kesehatan adalah implementasi kerjasama dan koordinasi lintas sektoral di tengah dinamika kependudukan dan pembangunan keluarga yang sangat kompleks saat ini.

“Salah satu permasalahan kependudukan dan pembangunan keluarga yang lagi menjadi fokus pemerintah saat ini adalah stunting. Stunting yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan individu, keluarga, masyarakat dan bangsa saat ini dan masa yang akan datang," ujarnya

"Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah menginstruksikan agar masing-masing kementerian, Lembaga, badan, pemerintah provinsi dan kabupaten kota, melalui SKPD dan organisasi menyusun rencana dan melaksanakan aksi nyata penurunan dan eliminasi kejadian stunting ini,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan PKK-KKBPK-Kesehatan sudah puluhan tahun di galakan. Olehnya itu, pengalaman dalam pendidikan, advokasi dan pemberdayaan keluarga indonesia, tentu sangat berkepentingan dan memiliki peran besar untuk masing-masing PKK-KKBPK-Kesehatan.

Hal ini memiliki potensi yang begitu besar untuk PKK dengan 10 fungsi dasar, KB dengan 8 fungsi keluarga-nya, dan kesehatan dengan 10 indikator PHBS-nya yang bila disinergikan akan menjadi potensi kekuatan yang besar dalam membantu penyelesaian stunting serta permasalahan sosial kemasyarakatan lainnya.

“Oleh karena itu, saya sangat menaruh harapan besar pada PKK-KKBPK-Kesehatan, kiranya dapat bersama pemerintah daerah bersinergi melakukan aksi-aksi nyata dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Buton,” pungkasnya. (Cro2)

Bagikan