Berita Terkini
Buton

Tak Miliki BPJS, Warga Buton Tak Perlu Takut, La Bakry Tanggung Biaya Pengobatan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Sabtu, 18 Januari 2020 01:18 WIB · 2 menit baca
Tak Miliki BPJS, Warga Buton Tak Perlu Takut, La Bakry Tanggung Biaya Pengobatan

PUBLIKSATU, BUTON-Pemerintah Kabupaten Buton dibawah kepemimpinan La Bakry mengalokasikan anggaran kepada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton sebanyak Rp 400 juta untuk menanggung biaya kesehatan masyarakat tidak mampu diluar tanggungan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diwilayahnya.

Dengan alokasi anggaran itu, Bupati mengajak masyarakat untuk tidak takut berobat karena kekurangan biaya.

"Masyarakat kita tidak usah takut berobat, tapi jangan berkudis sedikit bawah kerumah sakit," ujar dia saat rapat kerja bersama para kepala desa, lurah dan camat di aula kantor Bupati Buton beberapa waktu lalu.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Buton, Ramli Code menjelaskan dengan adanya 32 ribu warga Buton penerima manfaat BPJS Pusat di non aktifkan, Bupati Buton telah melakukan langkah antisipasi. Hanya saja, pengobatan gratis itu hanya berlaku bila masyarakat melakukan pengobatan di RSUD Buton.

"Pak Bupati suda tanggung semua. Ada uangnya di rumah sakit," ujarnya.

"Kurang lebih di DPA kami, mudah-mudahan tidak berubah. Dan ini bisa berproses ini suda ada 400 juta disimpan uang. Untuk masyarakatnya bapak yang kartunya bermasalah atau masyarakatnya bapak yang tidak punya kartu tapi berobatnya harus di rumah sakit Kabupaten Buton di Laburunci," imbuhnya.

Lanjut, di Sulawesi Tenggara, Direktur mengaku program seperti yang dilakukan La Bakry hanya ada di Kabupaten Buton.

"Boleh bertanya di Kabupaten mana di Sulawesi Tenggara yang memperhatikan masyatakat kecilnya seperti itu," ujarnya.

Lebih Lanjut, dalam kesempatan itu, Ia mengharapkan para Kepala Desa, Lurah maupun Camat untuk bersama-sama menjadikan tujuan utama pengobatan mayarakat di Rumah Sakit Umum Daerah Buton.

"Jadi bagaimana masyarakat kalau sakit. Berobat di rumah sakit Laburunci Kabupaten Buton dengan catatan bawah saja surat keterangan tidak mampu misalnya dari desa diketahui camat , gratis," ujarnya.

"Walaupun saya mengakui pak letak geografis kita luar biasa. Kalau misalnya saudara-saudara kami yang di Kapuntori, Tuangila, Barangka tapi kalau misalnya ada usaha kerumah sakit Buton pak tidak usa takut kalau tidak punya kartu, kita jaminkan. Pak Bupati sada jaminkan melalui anggaran APBD," sambungnya.(Cro2)