Dukungan Pemekaran Kepton, DPRD Buteng Inginkan Wilayah Cakupan Ramai-Ramai ke Pusat
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) meyakini semua elemen yang ada dalam wilayah cakupan Kepulauan Buton (Kepton) mendukung 100 persen dan menginginkan percepatan Kepton mekar menjadi sebuah provinsi baru di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Menurut Ketua DPRD Buteng, Boby Ertanto, cukup sudah dukungan Kepton dibahas dalam lingkup pemerintahan maupun ruang-ruang diskusi organisasi atau elemen lainnya. Kini, sudah saatnya melakukan desakan dengan ramai-ramai ke pusat, mulai ke DPD-RI, DPR-RI, hingga ke istana presiden.
"Siapa sih orang Kepton yang tidak menginginkan wilayah Kepton ini mekar menjadi provinsi. Kabupaten Buteng sebagai salah satu wilayah cakupan Kepton mendukung 100 persen, baik unsur pemerintahnya, DPRD-nya, organisasi kemasyarakatannya, hingga organisasi pemudanya," ungkap Boby Ertanto ditemui di Kantor DPRD Buteng, Senin (20/1/2020).
Bahkan, Pemkab Buteng dan DPRD siap memberikan dukungan anggaran bila diperlukan sesuai kemampuan daerah. Namun sebesar apapun dukungan yang diberikan, jika hanya berjuang sendiri-sendiri tak akan membuahkan hasil. Maka itu, daerah-daerah yang masuk cakupan Kepton harus bersatu dan ramai-ramai ke pusat.
"Jika enam wilayah cakupan Kepton (Kota Baubau, Buton, Buteng, Busel, Butur, dan Wakatobi) masing-masing menganggarkan Rp 200 juta saja, saya kira sudah bisa memberangkatkan ramai-ramai tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemudanya untuk melakukan desakan percepatan pemekaran di pusat," papar Boby.
Politisi muda PDIP ini meyakini, tokoh-tokoh Kepton seperti Hugua yang duduk di DPR-RI, Amirul Tamim di DPD-RI, dan orang-orang istana seperti Ali Mochtar Ngabalin siap memfasilitasi duduk bersama Presiden Joko Widodo di istana untuk memekarkan Kepton menjadi sebuah provinsi.
"Tanggalkan dulu ego sentris pribadi atau kelompok agar dianggap sebagai pahlawan. Mari kita bawa kepentingan Kepton kita bersama kalau Provinsi Kepton yang sudah lama kita dambakan terwujud dengan cepat," tandas Boby.
Sejauh ini, pihaknya belum mengatahui secara pasti sudah sejauh mana perkembangan Kepton ini di pusat. Maka itu, dalam waktu dekat ini DPRD Buteng bersama pemerintah setempat dan KNPI akan mengkonsultasikan hal itu secara langsung di DPD-RI.
"Minggu ini kami di DPRD masih dalam masa reses. Mungkin setelah itu kita duduk bersama pemerintah dan KNPI Buteng dengan mengundang tokoh masyarakat dan tokoh adat yang sempat tertunda, untuk melahirkan bentuk dukungan terhadap Kepton ini agar lebih meyakinkan lagi pihak DPD-RI, bahwa Kabupaten Buteng sebagai salah satu wilayah cakupan Kepton mendukung 100 persen pemekaran Kepton menjadi sebuah provinsi," pungkas legislator asal Kecamatan Talaga Raya ini.(uzi)