Berita Terkini
Buton

Penyanderaan La Baa di Filipina, Potret Minimnya Lapangan Kerja di Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 23 Januari 2020 16:23 WIB · 1 menit baca
Penyanderaan La Baa di Filipina, Potret Minimnya Lapangan Kerja di Buton
ILUSTRASI: Tiga nelayan WNI disandera kelompok Abu Sayyaf

PUBLIKSATU, BUTON -Penyanderaan warga Buton, Sulawesi Tenggara di luar negeri oleh kelompok Abu Sayyaf menggambarkan minimnya lapangan kerja di daerah penghasil aspal itu. Tak heran sebagian warga di Kabupaten Buton memilih melakukan urbanisasi hingga migrasi untuk mendapatkan pekerjaan.

Seperti halnya yang dilakukan La Baa (32). Pria asal Desa Kamelanta, Kecamatan Kapuntori itu memilih mengadukan nasib ke Malaysia hingga akhirnya berbuah musibah. Kamis (16/1/2020) malam lalu, Ia dilaporkan bersama empat rekan kerja menjadi tawanan yang diduga kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

"Kami sangat menyangkan kejadian ini terjadi, khusunya di masyarakat kami. Hanya mau di apa karena memang persoalan tekanan ekonomi karena mereka harus mengorbankan diri untuk keluar mencari nafka," ujar Pj Kepala Desa Kamelanta, Hamsiri mewakili keluarga korban saat dihubungi publiksatu.co, Rabu (22/1/2020).

Lanjut, berkaca kasus itu, ia berharap pemerintah Filipina dapat memberikan sanksi seberat-beratnya kepada kolompok Abu Sayyaf yang selalu melakukan teror.

"Pemerintah Filipina itu bisa memberikan sanksi yang terbaik," harapnya. (Cro2)