Kunjungan Kerja Kapolres Buton di Holimombo, Beri Pengobatan Gratis

PUBLIKSATU, BUTON - Kepala Kepolisian Resor Buton, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga didampingi ketua bhayangkari, Ny Nisle Purada Ramos melakukan kunjungan kerja serta silaturahmi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pasarwajo. Pertemuan dilakukan di baruga Kelurahan Holimombo, Kecamatan Pasarwajo, Rabu (29/1/2020).
Kegiatan ini juga sekaligus dirangkaikan dengan penyuluhan dan Bakti Kesehatan dengan melibatkan pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Kesehatan.
Dalam kesempatan ini, Kapolres menyebutkan dari sekian banyaknya rangkaian acara, terpenting adalah silaturahmi. Sebab, menurutnya, dari silaturahmi lah, komunikasi bersama masyarakat. Baik tokoh adat, agama maupun pemuda dapat terjalin.
"Jadi sesungguhnya yang paling penting dalam kegiatan ini adalah silaturahimnya. Karena dari silaturahim itu kita saling komunikasi saling turut mengenal, turut merasakan. Turut berdiskusi. Ini kali kedua saya berada di tempat ini. Sebelumnya kita sudah sama-sama berkumpul di tempat ini untuk musyawarah-musyawarah untuk membicarakan di wilayah kita," ujar dia.
Olehnya Itu, Ramos mengajak warga agar tetap terus membangun dan mempererat tali silaturahmi. Baik secara terbuka, kelompok, mau pun Individu.
"Sebelum kegiatan ini, kami juga sudah beberapa kali, bersilaturahmi kepada tokoh adat, kepada parabela datang kerumah. Jadi saya berharap kesempatan-kesempatan berikutnya kami juga mempersilahkan tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh masyarakat untuk bisa bersilaturahmi juga. Apakah itu ke kantor Polres, ke polsek atau pun ke rumah kami. Kami sangat membuka ruang dan waktu untuk kita semua," ujarnya.
Selain itu, Ramos juga tidak lupa menjelaskan terkait pengobatan gratis. Kata dia sengaja pengobatan ini dilakukan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.
"Ini menunjukan bahwa kami sayang dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat juga bisa sehat. Jadi nanti agar dimanfaatkan. Disini ada dokter-dokter yang memang suda ahli," ujarnya.
Kapolres lantas memperkenalkan sang istri yang mana selain sebagai ketua Bhayangkari juga berprofesi sebagai seorang dokter. Ramos sangat bahagia memiliki istri dokter yang bahagia bila melayani masyarakat.
"Kebetulan juga ketua bayangkari. Istri saya yang tercinta ini juga seorang dokter. Saya bahagia juga karena dia ini punya kebahagiaan untuk melayani masyarakat. Jadi silahkan, obat-obatan juga adalah obat yang terbaik, ini bisa dimanfaatkan," ujarnya.
Tidak hanya itu, dalam penyuluhan kesehatan ini, Ramos menghimbau masyarakat untuk dapat mengantisipasi wabah dari virus korona.
"Kemudian ada satu hal lagi yang terlewatkan sekarang sedang mewabah virus corona, itu adalah virus yang cepat sekali menyebar dan itu sangat mematikan jadi pada kesempatan ini kita tetap harus waspada," ujarnya.
"Kegiatan ini juga adalah kegiatan yang mensosialisasikan untuk pencegahan juga antisipasi virus tersebut. Walaupun di Indonesia dari informasi belum tersebar tapi tetap waspada terhadap penyebaran virus tersebut dan harus melakukan antisipasi-antisipasi untuk pencegahan agar virus itu tidak masuk dan juga tidak terjangkit kemasyarakat kita," imbuhnya.
Untuk memberikan gambaran dan pencegahan akan virus Korona, Kapolres kemudian mempercayakan Ketua Bhayangkari, Ny Nisle Purada Ramos untuk memberikan sedikit pemahaman kepada masyarakat.
Menurut Nisle, virus Korona saat ini tengah menjadi topik diseluruh dunia tidak terkecuali Indonesia. Ia berharap wabah virus baru yang menerpa warga Negara Cina itu tidak menyebar hingga daratan Buton.
Lanjut, Nisle menjelaskan penularan Korona bersifat zoonosis. Yakni penyakit yang dapat menular dari hewan kemanusia. Oleh itu, ia meminta masyarakat untuk sekiranya memastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar matang.
"Jadi kalau sekarang ini kita diminta waspada segala hal yang kita konsumsi harus benar-benar matang. Baik telur, ikan atau pun daging yang kita konsumsi semua harus benar-benar matang karena virus ini tidak tahan dalam kondisi panas. Batas 50 derajat celcius," katanya.
"Terus kalau misalnya di rumah itu pagi-pagi buka ventilasi, semuanya di buka. Buka jendela, supaya semua dapat sinar matahari dan keluar semua itu virus-virusnya," sambungnya.
Lanjut, dalam kesempatan itu, Nisle juga menyerankan, bila masyarakat mengalami batuk, pilek disertai nyeri tonggorakan dan demam tinggi ditambah sesak napas kiranya untuk segera berobat.
Lebih lanjut, ia juga meyarankan misalnya masyarakat berada ditempat keramaian. Seperti, pelabuhan, bandara sekiranya menggunkan masker.
"Dan yang pertama itu saya ingatkan adalah germas gerakannya juga. Jadi cuci tangan sebelum mau makan, setiap minum, setiap jalan jau, setiap dari luar rumah masuk kedalam rumah, dari rumah sakit. Kita megang apa, megang apa kita nga tau. Karena penularannya itu bisa dari bercak air luda, bersin dari pasien yang sakit," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, H. Djufri.D mengucapkan terima kasih kepada Kapolres. Pasalnya pelayanan kesehatan seyogyanya merupakan salah satu tugas dinas kesehatan. Namun, dengan adanya kegiatan ini, pihaknya sangat terbantukan dalam melaksanakan program pelayanan kesehatan.
"Hanya program kami itu disamping melayani kepada masyarakat dari rumah-kerumah termasuk sampai ke Puskesmas tapi ini adalah secarah keseluruhan pengobatan masal. Dan ini luar biasa dan saya melihat tadi beberapa masyarakat ingin mau berobat," ujarnya.
"Selanjutnya perlu saya sampaikan bahwa pengobatan massal ini diharapkan kepada orang-orang tua saya masyarakat pada hari ini yang ingin berobat. Gratis. Apa lagi sekarang ada beberapa dokter, termasuk dokter kita yang dari puskesmas yang suda memiliki kopetensi," sambungnya.
Pantauan, usai silaturahmi dan pengobatan gratis, Kapores bersama Ketua Bhyangkari serta Kepala Dinas Kesehatan bersama rombongan melakukan penanaman pohon di halam kantor Lurah Holimombo.(Cro2)