Polisi Tahan Sopir Truk Saat Kecelakaan Maut di Buton
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Kepolisian Resor Buton menahan La Alimu (25) sopir truk pengangkut batu merah yang mengalami kecelakaan maut di Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Kamis (30/1/2020).
Kecelakaan tunggal itu menyebabkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya kritis.
Kasat Lantas Polres Buton, Iptu Syahrul menjelaskan pasca insiden itu, pihaknya langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Dihari peristiwa tersebut pihaknya langsung mengamankan pengemudi truk dan digelandang ke Mapolres Buton.
"Ada di Polres sekarang," ujar dia saat dihubungi publiksatu.co, Jumat (31/1/2020).
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah mobil truk pengangkut batu merah dari arah Kota Baubau menuju Maligano mengalami laka tunggal dan terbalik di Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Kamis (30/1/2020).
Akibat kejadian ini, La Ode Baharuddin (37) dan seorang wanita, Zaliati (37) warga kelurahan Tampuna, Kecamatan Bungi, Kota Baubau tewas ditempat tertimpa bata.
Sedangkan, Langhali (45) dan Ruslan (40) warga yang sama harus dilarikan dirumah sakit yang ada di Kota Baubau akibat kritis.
Sementara itu, La Alimu (25) supir yang juga warga kelurahan Tampuna cedera bagian dada.
Kapolsek Kapuntori, Iptu La Ajima menjelaskan kuat dugaan mobil pengangkut 2500 batu merah itu mengalami rem blong saat melawati jalan penurunan punggung kuda.
"Jadi Ini mobil ini dari wonco. Muat batu merah. Tujuannya Maligano. Kemudian muatannya itu 2500 biji. Kemudian pada saat menurun dari punggung kuda. Mobi itu melaju dengan kecepatan tinggi. Remnya bolong. Kemudian supir ini mungkin karena suda oleng ini mobil. Dia rem suda tidak makan. Dia oper gigi tiganya. Sambil tarik rem tangan. Pada saat rem tangan tarik itu. Terjungkir mobil itu," ujar dia saat dihubungi publiksatu.co, Kamis (30/1/2020) malam.
Alhasil, lanjutnya, dua buruh yang berada dibak mobil tertimbun batu merah dan meninggal dunia di
tempat atau TKP. Sementara itu dua penumpang lainnya kritis dilarikan dirumah sakit yang ada di kota Baubau.
Lanjut, Kapolsek menjelaskan saat mengetahu insiden itu, pihaknya langsung bergerak cepat. Mendatangi dan mengankan TKP.
"Tindakan kepolisian mendatangi TKP dan mengamankan TKP, Oleh TKP, dari lalulintas juga suda datang. Kemudian tindakan awal kami itu menolong korban yang masi hidup untuk dibawa kerumah sakit. Sedangkan untuk yang meninggal kami amankan dirumah salah satu warga sambil di carikan tumpangan untuk dibawakan ke rumah duka," ujarnya.
"Kemudian tadi itu mayat itu disana itu kurang lebih empat jam baru saya dapatkan tumpangannya Ambulance. Semua Ambulan susa untuk memuat. Nanti saya telepon kadis Kesehatan baru ada yang ini. Yang muat tadi Ambulance Puskesmas Tuangila," sambungnya.(Cro2)