Berita Terkini
Buton

Siapkan Tenaga Kerja Siap Pakai, Pemkab Buton Bentuk Balai Latihan Kerja

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 7 Februari 2020 02:40 WIB · 2 menit baca
Siapkan Tenaga Kerja Siap Pakai, Pemkab Buton Bentuk Balai Latihan Kerja
Ilustrasi Tenaga kerja

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Tenaga Kerja mulai membentuk sebuah balai latihan Kerja (BLK) sebagai sarana untuk mempersiapkan tenaga kerja siap pakai, terampilan, handal dan kompeten yang didukung dengan pengakuan sertifikasi profesi.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buton, Simiati menjelaskan sarana gedung BLK saat ini baru sebatas pinjam pakai. "Untuk BLK kemarin itu kan belum ada kantornya. Sekarang kita mau rencanakan untuk di Kabupaten Buton ada kantor walaupun hanya di pinjam pakaikan. Kebetulan banyak kantor yang tidak di fungsikan. Kita rencana ini di kantor PU lama," ujar dia saat ditemui publiksatu.co di ruang kerjanya, gedung C, lantai 3, Kompleks Perkantoran Pemkab Buton, Rabu (5/2/2020).

Lanjut, sejauh ini, kata dia pihak sedang mempersiapkan persyaratan untuk kemudian di usulkan ke pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Misalnya, kantor, peraturan Bupati dan persyaratan lainnya. Nah, andaikan BLK ini telah memenuhi persyaratan, baru lah pihaknya mengadakan pelatihan.

"Kegitannya kan sekarang ini salah satu syarat kan baik dari Pusat dari Provinsi harus ada kantor dulu. Kalau kita suda ada kantor kita melapor ke provinsi bahwa betul-betul kabupaten Buton suda ada kantornya. Ada Perbubnya, maksudnya syarat-syaratnya itu suda memenuhi syarat insyaallah kita tinggal ini maksudnya yang suda ada kegiatan yang di Provinsi apa? Kita tinggal ajukan Proposal," terangnya.

Tidak hanya itu, melalui BLK itu, nantinya pihaknya meningkatan keahlian masyarakat sesuai potensi dan bakat yang dimiliki. Sebut saja, perbengkelan, kelistrikan, Las dan lainnya.

"Misalnya untuk di Buton kita butuhkan tenaga-tenaga kerja di bidang ini. Maksudnya pencari-pencari kerja maksudnya anak-anak pengangguran yang ada keahliannya, maksudnya las. Dilatih, maksudnya kaya melas, kaya listrik, kaya bengkel," ujarnya.( Cro2)