Berita Terkini
Busel

13 Poin Skala Prioritas Pembangunan Busel 2020

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 18 Februari 2020 15:12 WIB · 2 menit baca
Bagikan
13 Poin Skala Prioritas Pembangunan Busel 2020
Bupati Busel H La Ode Arusani

PUBLIKSATU, BATAUGA - Sedikitnya 13 poin fokus prioritas pembangunan yang digenjot pemerintah Kabupaten Buton Selatan tahun 2020. Ini menjadi target Bupati Arusani dalam menahkodai Busel 2017-2022 mendatang.

Bupati Busel La Ode Arusani mengungkapkan ini dalam pidato pengantar kebijakan umum anggaran dan rancangan prioritas platfon anggaran sementara APBD tahun 2020.

Ia mengulas kebijakan tersebut antara lain, pembangunan dan pengembangan infrastruktur sebagai lanjutan pembangunan jalan pada tahun 2019 lalu.

“Ada tiga fokus skala prioritas pembangunan yang akan kita lakukan tahun 2020,” katanya.

Pembangunan sarana dan prasarana kesehatan lingkungan, pendidikan dan kesehatan serta upaya peningkatakan pelayanan kesehatan penduduk miskin.

Pemkab Busel juga akan mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan dan peningkatan kualitas perumahan masyarakat. Termasuk pemberian bantuan terhadap masyarakat miskin.

Dipaparkan juga, mengenai penertiban administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Pengembangan daerah tujuan wisata serta pelestarian situs dan nilai budaya.

Pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana perhubungan. Peningkatan sumber daya aparatur pemerintahan, serta peningkatan kualitas fungsi pengawasan internal pemerintahan.

Tahun 2020 mendatang, Pemkab Buton Selatan juga fokus pada peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah, serta mendorong penyertaan modal pada Bank dan perusahaan daerah.

Dirincikan, ringkasan pendapatan, belanja serta pembiayaan pada KUA/PPAS Kabupaten Buton Selatan pada tahun 2020. Hal itu terdiri dari pendapatan pada APBD tahun 2020 sebesar Rp. 626.915.584.059 dan belanja sebesar 728.044.721.868.

Disisi lain, Pemkab Buton Selatan juga mendapat penerimaan pembiayaan pada APBD tahun 2020 sebesar Rp 143.012.075.256.99. Sementara dari sisi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 41.250.000.000. (aga)

Bagikan