Disbud Ingin Perbanyak Event di Buton
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON-Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buton, La Ode Syamsuddin ingin memperbanyak gelaran ivent budaya. Minimal dalam setahun ada lima festival. Sehingga tidak terkesan monoton pada Festival Budaya Tua semata.
"Saya berpikir memang di Buton ini mesti ada kalender iven dia tidak monoton satu even saja. Festival budaya tua," ujar dia saat ditemui publiksatu.co di ruang kerjanya, gedung C, lantai 4, kompleks perkantoran pemkab Buton, beberapa waktu lalu.
"Kalau saya itu akan kita diskusikan ke Pariwisata sebagai dinas terkait. Kita minimal lima ivent. Bertajuk tema-tema budaya," tambahnya.
Lanjut, ia menjelaskan dengan banyak ivent, wisatawan bebas memilih berdasarkan kalender ivent. "Sehingga tamu itu ketika dia hendak berkunjung kesini. Dia tinggal melihat kalender. Kalau dia tidak dapat kelender Agustus dia dapat kalender Juni, atau dia dapat kelender Maret. Atau mala September atau November," ujarnya.
Labih lanjut, ia menyebutkan salah satu ivent yang sementara digagas saat ini, Festival di Gunung Siontapina. Tempat Pahlawan Sultah La Karambau yang bergelar Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo bergerilya menentang pemerintahan Hindia Belanda dalam Perang Buton.
"Jadi disana itu kita merencanakannya ivennya itu oputa yii koo. Yang penting karena dia menjadi basis perjuangan Oputa Yi Koo. Dan dia kalau dia suda jadi pahlwaan Nasional rumahnya dia bisa langsung di jadikan cagar. Termasuk kawasan bentengnya itu," ujarnya.
"Nanti kalau dia suda ditetapkan nanti dia ada pegawainya di situ. Apa kah kita ambil dari kalangan itu tapi dia ada insentifnya. Di honor," imbuhnya. (Cro2)