Berita Terkini
Sultra

Pemprov Genjot Pembangunan Jalan Kendari-Toronipa

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 24 Februari 2020 04:56 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Pemprov Genjot Pembangunan Jalan Kendari-Toronipa
LETAKAN BATU PERTAMA-GUBERNUR SULTRA ALI MAZI SAAT MELETAKKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN JALAN KENDARI-TORONIPA BEBERAPA WAKTU LALU

PUBLIKSATU.CO, PARIWISATA berpotensi menjadi sektor pendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra) ke depan. Sebab pariwisata akan terus berkembang, melihat prospek ekonomi makro yang kondusif dan stabil, serta didukung oleh perbaikan iklim investasi.

Menyadari hal tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Lukman Abunawas, membenahi jalan poros Kendari-Toronipa agar pantai Toronipa menjadi kawasan strategis terpadu pariwsata provinsi, sehingga bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, I Gede Panca mengatakan, Gubernur Sultra berupaya agar Pantai Toronipa menjadi kawasan strategis terpadu pariwisata provinsi. Artinya terminal untuk menikmati indahnya wisata Sultra, baik dari daratan ataupun lautan itu, terminalnya dimulai di Toronipa.

-

-

TINJAU: Gubernur Sultra, Ali Mazi saat meninjau kembali lokasi jalan poros pariwisata Kendari-Toronipa.

-

TINJAU PANTAI TORONIPA: Gubernur Ali Mazi bersama sejumlah pejabat di Sultra menuju lokasi Pantai Toronipa.

-

BERSAMA: Gubernur Sultra Ali Mazi bersama dengan anggota DPRD Provinsi dan Kepala OPD lingkup Sultra.

-

-

SATU MEJA: Gubernur Sultra Ali Mazi bersama dengan anggota DPRD Provinsi dan OPD lingkup Sultra.

-

TINJAU JALAN: Gubernus Sultra (dua kiri) Ketua Komisi III DPRD Sultra Swandi Andi (kiri), Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sultra, Abdul Rahim (dua kanan) saat meninjau Jalan Wiata Kendari-Toronipa beberapa waktu lalu.

-

Pantai Toronipa

Kenapa Toronipa dijadikan pusatnya, jelas I Gede Panca, karena saat ini dengan dibangunnya jalan pariwisata, jarak yang ditempuh dari Bandara ke Toronipa sudah bisa ditempuh sekitar dua jam dan paling cepat sekitar 1 jam.

Sementara itu, lanjutnya, dalam dunia pariwisata, tidak boleh ditempuh lebih dari dua jam. Kecuali destinasi khusus, misalnya Wakatobi. Tapi kalau destinasi bersifat umum dan disenangi masyarakat banyak itu tidak boleh ditempuh lebih dari dua jam.

“Dengan dibantu jalan poros ini menjadi sangat strategis Toronipa ini akan menjadi wisata strategis, karena jarak yang ditempuh tidak lebih dari dua jam sudah sampai ditujuan apabila menggunakan jalur pariwisata. Tidak hanya itu, selain Toronipa kita juga bisa melihat Pulau Bokori, Sapona laut, Pulau Hari. Selain itu, apabila melewati Toronipa, kita juga menjumpai Pantai Taipa, Labengki. Jadi banyak sekali wisata yang bisa dinikmati ketika ke Toronipa. Sehingga bila melihat dari segi lokasi Toronipa sudah strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya meminta seluruh masyarakat ataupun OPD agar mendukung program Gubernur agar bisa terealisasi, bersamaan dengan rampungnya jalan pariwisata Kendari-Toronipa. Sebab, apabila program ini berjalan, semua masyarakat dapat menikmati, baik itu dari segi ekonomi maupun rekreasi.

“Sesuai dengan tagline kami, Pariwisata Untuk Semua dan Semua Untuk Pariwisata. Kalau saya singkat itu Pus dan Sup. Pus artinya semua masyarakat bisa menikmati, baik dari segi ekonomi dan rekreasi masyarakat kemudian dari ekonomi, multi player efek dari Toronipa ini sangat luar biasa. Jadi saya berharap seluruh OPD bahu membahu untuk mendukung kebijakan gubernur bahwa Toronipa ini menjadi pariwisata strategis provinsi yang diharapkan nanti akan bersaing dengan kawasan strategis pariwsiata nasional,” paparnya.

Ia mengungkapkan, saat ini dengan dibenahinya jalan poros pariwisata Kendari-Toronipa, jumlah kunjungan pada 1 Januari lalu itu sebanyak 1.500 kendaraan roda empat, sedangkan untuk roda dua itu 2.000 kendaraan. “Hitung saja, dalam satu mobil itu jumlahnya lima sampai 10 orang ditambahkan dengan banyaknya mobil dan motor, berapa yang dihasilkan. Belum lagi dengan Pulau Bokori, yang datang saja sekitar 7000 pengunjung berekrasi,” tandasnya. (**)

Bagikan