Kadis Dikbud Mubar Sidak Sekolah Usai Libur Idul Fitri

PUBLIKSATU, LAWORO-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna Barat (Mubar) La Samahu, menggelar inspeksi mendadak (Sidak) disejumlah sekolah usai libur peringkatan hari raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026.
Sekolah yang pertama diperiksa oleh mantan Kadis Pendapatan Mubar itu SMPN 4 Kusambi. Tepat pukul 07.00 Wita, La Samahu sudah berada dipelataran halaman sekolah. Tidak hanya menggelar sidak, ia juga langsung memimpin upacara di SDN 5 Napano Kusambi.
Sayangnya kedatangan Kadis Dikbud Mubar tersebut dibeberapa sekolah tidak memberikan kesan yang baik. Ditemukan masih banyak guru-guru yang tidak hadir maupun datang terlambat meski sudah libur panjang.
"Masih banyak guru-guru yang tidak hadir maupun datang terlambat dihari pertama masuk sekolah setelah libur lebaran tahun ini,"ungkapnya.
Mirisnya lagi lanjut dia, dari enam sekolah yang disidak, didapati ada satu sekolah yang pimpinan sekolahnya tidak terlihat masuk kerja. Tentunya ini akan menjadi catatan penting bagi pihak Dikbud Mubar terhadap kehadiran guru-guru tersebut.
"Guru-guru yang tidak hadir maupun yang terlambat masuk ini, kita akan panggil untuk diberikan pembinaan. Harus ada efek jera untuk merubah kebiasaan para guru-guru yang suka menambah libur maupun yang terlambat masuk. Kami sudah kantongi nama-namanya. Ada absen sekolah yang kita ambil,"tegas dia.
Meski demikian, La Samahu memberikan apresiasi pada satu sekolah yang dianggap taat terhadap kedisiplinan. Yakni SDN 2 Kusambi. Pada saat sidak pada Senin 30 Maret 2026, semua guru termasuk kepala sekolahnya hadir tepat pada waktunya.
"Ada satu sekolah saya berikan apresiasi positif terhadap kedisiplinan guru-gurunya termasuk kepala sekolah. Yaitu SDN 2 Kusambi. Semua tenaga pendidik disekolah itu pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran 1447 H, hadis semua tepat waktu,"tandasnya.
La Samahu menegaskan, Dikbud Mubar kedepan akan intens menggelar sidak disejumlah sekolah untuk memastikan kedisiplinan para guru-guru, termasuk proses pembelajaran yang dilangsungkan disetiap sekolah.
"Setiap saat kita akan melakukan sidak sekolah-sekolah. Harus ada efek jera bagi guru-guru yang sesukanya masuk mengajar. Kalau tidak ada tindakan tegas, maka seenaknya mereka berbuat. Kami harapkan guru selalu menjadi garda terdepan dalam pembinaan mental anak-anak,"terangnya.
Tercatat ada enam sekolah yang menjadi sasaran sidak Kadis Dikbud Mubar pada Senin 30 Maret 2026 meliputi, SMPN 4 Kusambi, SMP 4 Napano Kusambi, SDN 5 Napano Kusambi, SDN 1 Napano Kusambi, SDN 3 Napano Kusambi dan SDN 2 Kusambi.(Gola)