Diduga Depresi, Ibu di Buteng Aniaya Anak Hingga Tewas
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Diduga menderita Baby Blue Sindrome, seorang ibu Rumah Tangga di Desa Doda Bahari, Sangiawambulu, Buton Tengah menganiaya kedua anak lelaki balitanya. Satu diantaranya A berusia 4 bulan tewas direndam dalam bak mandi, sementara A berusia 2 tahun dirawat RSUD Buton Tengah akibat luka sayat di bagian tengkuk.
M (21) diamankan oleh petugas Polsek Sangiawambulu sekitar jam 5.30 sore, Selasa (25/2), usai mendapat laporan warga terkait perbuatan M dirumah kediamannya. M diduga menderita Baby Blues Syndrome atau depresi paska-persalinan. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian.
"Menurut salah satu sumber, motifnya ini sang ibu mengalami Baby Blues Syndrome atau yang biasa dikenal depresi paska bersalin," kata Kapolsek Sangiawambulu, Iptu Try Nugroho.
Try Nugroho juga mengungkap jika depresi yang dialami M ini sudah pernah terjadi sebelumnya pasca melahirkan anak pertama.
"Ada keterkaitan dengan kelahiran anak pertama, sempat juga akan mencelakai anak pertama tapi pendamping desa rutin mendampingi hingga lewat masa Syndrome nya," Lanjut Try.
Merasa lelah, sedih, dan khawatir merupakan gejala baby blues syndrome yang banyak dialami ibu setelah melahirkan. Sindrom ini tergolong ringan, jika dibandingkan dengan depresi pasca melahirkan (postpartum depression) yang juga dapat mengancam ibu setelah melahirkan, seperti yang dikutip dikutip dalam aladokter.com.
Pada kelahiran anak pertama, hampir sekitar 80% ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues syndrome. Sementara, hanya sekitar 10% ibu baru yang mengalami depresi pasca melahirkan.
Baby blues syndrome dapat dialami karena setelah melahirkan akan terjadi berbagai perubahan, yang dapat membuat ibu kaget. Kehadiran bayi dapat membuat ibu merasa bingung dan khawatir terkait cara merawat bayi dengan baik dan apakah mampu menjadi ibu yang bertanggung jawab.
Kekhawatiran dan kegelisahan ini pada akhirnya menyebabkan perubahan suasana hati, sulit tidur, kehilangan nafsu makan, mudah sedih, mudah marah, dan menangis tanpa alasan.
Jika gejala baby blues syndrome tidak kunjung membaik setelah dua minggu, sebaiknya waspada. Ada kemungkinan ibu mengalami depresi pasca melahirkan atau depresi postpartum. Depresi pasca melahirkan menyebabkan kekhawatiran yang cukup berat, sehingga bisa membuat ibu merasa putus asa, sedih, tidak berharga, bahkan tidak merasakan adanya ikatan (bonding) dengan bayi.
Apabila ini terjadi, penting untuk segera memeriksakan diri ke psikolog atau psikiater. Sebab jika tidak segera ditangani, depresi pasca melahirkan dapat menyebabkan ikatan ibu dan anak tidak terjalin dengan baik. Bahkan bisa pula meningkatkan risiko terjadinya depresi berat di masa yang akan datang. (Po1)