Busel

Internal PDIP Busel Kisruh Soal Jabatan Wakil Bupati

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Sabtu, 14 Maret 2020 03:16 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Internal PDIP Busel Kisruh Soal Jabatan Wakil Bupati

La Ode Sahrul: Masrizal Mas'ud Dan Dodi Hasri Mampu Imbangi Kepemimpinan Arusani

PUBLIKSATU, BATAUGA - Jabatan wakil bupati (Wabup) Buton Selatan (Busel) sisa masa jabatan 2017-2022 masih menjadi isu seksi di kalangan partai politik (Parpol) pengusung. Empat partai pengusung tersebut yakni PDIP, Golkar, Demokrat dan PKS.

Untuk PDIP sendiri, pengusulan nama calon Wabup Busel masih menjadi polemik di internal partai.

Elit PDIP Busel partai belum satu tekat siapa figur yang akan diusulkan ke DPP PDIP untuk ikut bertarung memperebutkan posisi Wabup mendampingi H. La Ode Arusani pada sisa masa jabatan periode 2017-2022.

Ketua DPC PDIP, H. La Ode Arusani misalnya, menyodorkan dua nama yakni, Karlina Sukarman dan Muhrim Bay. Semetara Sekretaris DPC PDIP Busel, La Ode Armada mengusulkan Hasan Alif dan H. La Harnu.

Figur lain dari internal PDIP yang juga dinilai layak duduki jabatan Wabup adalah La Ode Sahrul dan Dodi Hasri.

Sementara, dari kubu La Ode Sahrul menilai, figur yang dieal untuk menjabat Wabup Busel yakni mantan sekretaris DPC PDIP Busel, La Ode Masrizal Mas'ud dan Dodi Hasri. Kedua figur milenial ini mampu mengimbangi gaya kepemimpinan H. La Ode Arusani sabagai Bupati Busel.

Bagikan