Dinkes Busel Siaga Cegah Virus Corona
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Dinas Kesehatan Buton Selatan berupaya semaksimal mungkin melakukan pencegahan dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona. Secara teknis Dinkes bersama OPD lain membentuk tim Satgas.
Kepala Dinas Kesehatan Busel La Ode Budiman mengatakan Pemkab Buton Selatan membentuk tim satgas penanganan pencegahan corona. "Hari ini sudah didorong dalam satgas gabungan, draf regulasinya sementara disusun secara teknis," katanya usai rapat bersama bupati, di aula Lamaindo, kemarin.
Tiap OPD secara teknis akan ada peran tersendiri sesuai tupoksinya. Sehingga ini bisa dilakukan pecegahan secara bersama-sama firus corona masuk di Busel.
Kata Budiman, secara teknis Pemkab berupaya bagaimana semaksimal mungkin untuk memtusukan mata rantai penyebaran virus corona masuk di wilayah Busel.
Meskipun diakui, sebagian besar masyarakat Busel perantau dibeberapa daerah di Indonesia. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan dan pemantauan sesuai ketentuan yang adalam proses penanganan virus corona.
Ia juga mengharapakan, jika ada warga, pejabat daerah, pejabat eselon II, III dan Iv yang melakukan perjalanan dinas luar daerah baik melalui pesawat dan kapal laut harus dipastikan bersih dari virus corona.
"Jika ada indikasi ada riwayat keluar daerah dan selama 14 hari masa incubasi ini ada gejala maka harus ada karantina mandiri dulu. Harus ada isolasi di rumah sendiri. Sehingga tidak ada kontak dengan dunia luarnya. Sehingga masa incubasi jika ada indikasi positif muncul gejala maka dia harus dilakukan pemeriksaan kesehatan dalam hal ini rumah sakit untuk dilakukan diagnosa," katanya.
Saat ini untuk fasilitas kesahatan di Busel penanganan corona menggunakan rumah sakit umum Busel dan fasilitas puskemas di tiap kecamatan. Untuk rujukan secara nasional di Sultra itu hanya Bahteramas.