Buteng

Bupati Buteng Resmikan Rumah Adat Rumpun Wasilomata Desa Wakambangura

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 18 Maret 2020 15:00 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Bupati Buteng Resmikan Rumah Adat Rumpun Wasilomata Desa Wakambangura
Bupati Buteng H Samahuddin menggunting pita saat meresmikan penggunaan rumah adat Desa Wakambangura, Rumpun Wasilomata.

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin, meresmikan penggunaan rumah adat Rumpun Wasilomata di Desa Wakambangura, Kecamatan Mawasangka, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita saat menaiki tangga rumah adat berbentuk panggung dari kayu pilihan tersebut, Senin (16/3/2020).

Orang nomor satu di Kabupaten Buteng itu datang di Desa Wakambangura bersama Ketua DPRD Bobi Ertanto dan sejumlah anggota, serta para Kepala OPD yang mendapat penghormatan dan ucapan selamat datang dari Kepala Desa Wakambangura.

Samahuddin sendiri mendapat kehormatan pengalungan bunga dan rombongan disambut dengan tarian mangaru dari dua tokoh adat serta salawat dari ibu-ibu majelis taklim Desa Wakambangura.

Tokoh Adat Desa Wakambangura, Syahril, mengatakan Desa Wakambangura merupakan salah satu dari delapan desa yang tergabung dalam Rumpun Wasilomata. Rumpun Wasilomata sendiri dibentuk sejak setangah abad lalu. Selama itu, apabila mengadakan rapat pertemuan selalu memakai atau meminjam salah satu rumah tokoh adat.

"Alhamdulillah, berkat kepedulian dan perhatian dari Pemkab Buteng terhadap keberadaan lembaga adat dibawah kepemimpinan Bupati Samahuddin, sudah banyak rumah adat yang terbangun. Termasuk diantaranya rumah adat Rumpun Wasilomata yang tergabung dalam delapan desa," tuturnya.

Dengan diresmikannya rumah adat di Desa Wakambangura ini, tercatat sudah ada tiga desa Rumpun Wasilomata yang dibangunkan rumah adat. Tiga desa itu yakni Desa Napa, Desa Wasilomata I, dan Desa Wakambangura. Tersisa lima desa yang belum memiliki rumah adat.

"Harapan kami, lima desa ini juga bisa dibangunkan rumah adat yang sama agar tidak terjadi kecemburuan sosial," pinta Syahril.

Bagikan