Pemkab Buton Siapkan Tujuh Ruang Khusus Penanganan Virus Corona
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Pemkab Buton melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menyiapkan sedikitnya tujuh ruangan khusus apabila ada masyarakat di Buton yang dicurigai terjangkit virus corona. Ruang khusus ini digunakan sebagai transit sebelum dirujuk di Rumah Sakit Bahteramas di Kendari.
"Kita tidak bisa merawat di sini. Hanya saja apabila ada indikasi itu mereka ditransit sebelum dirujuk. Dan kita menyiapkan tujuh ruangan," ujar Bupati Buton, La Bakry kepada sejumlah wartawan usai menggelar rapat gugus tugas pencegahan virus corana, di lobi anjungan Kantor Bupati Buton, gedung A, Lantai 2, Kompleks Perkantoran Pemkab Buton, Kamis (19/3/2020).
Seperti diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton (RSUD) juga siap siaga menghadapi Infeksi novel Corona Virus (2019-nCoV) bila dikemudian hari ada masyarakat terpapar virus itu.
“Jadi kita di rumah sakit jadi garda terdepan apapun yang terjadi karena tugas kita melayani orang sakit,” tegas Diruktur RSUD Buton, dr Ramli Code usai rapat pencegaan virus corona bersama pemkab Buton di kantornya, Senin (16/3/2020).
Saat ini pihaknya telah membentuk sejumlah tim untuk pencegahan dan pengobatan. Selain itu juga mulai berlakukan pemeriksaan bagi masyarakat yang memasuki kompleks RSUD Buton melalui thermometer non kontak.
Menurut Ramli, tiga gejala orang dapat diduga terpapar virus corona. “Ada tiga saja gejalanya. Gejalanya sama dengan flu biasa. Batuk, deman, sesak,” ujarnya.
Bila ada gejala seperti itu, Pihak rumah sakit kemudian menelusuri riwayat perjalanan pasien. “Kita tanya riwayat berpergian. Kalau kemarin riwayat bepergiannya cuma di Cina, Korea dan lain-lain tapi sekarang kita tanya bahwa dia dari Jakarta, dia dari Jawa Tengah, Makassar, Manado maka masuk lah namanya dicurigai,” terang dr Ramli.