Berita Terkini
Buteng

Corona Mengancam, Dinkes Deteksi dan Periksa Warga yang Masuk Buteng

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 20 Maret 2020 14:18 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Corona Mengancam, Dinkes Deteksi dan Periksa Warga yang Masuk Buteng
Petugas Dinkes Buteng memeriksa salah satu penumpang yang masuk di pelabuhan Wamengkoli, sebagai upaya deteksi dini virus corona agar tidak masuk di Buteng

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Upaya pencegahan masuknya virus corona di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) gencar dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan puskesmas di daerah berjuluk negeri seribu gua itu. Mulai dari sosiaslisasi kepada masyarakat, hingga pemeriksaan deteksi virus corona di pintu masuk Kabupaten Buteng, seperti di pelabuhan-pelabuhan dan terminal angkutan penumpang.

Hal ini dilakukan sehubungan dengan meningkatnya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memperhatikan pernyataan resmi World Health Organization (WHO) yang menyatakan COVID-19 sebagai Pandemi Global.

Presiden Republik Indonesia, Jokowi, menyatakan Penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional (Bencana Non-Alam). Ditindaklanjuti dengan surat edaran dan himbauan Bupati Buteng H Samahuddin agar dinas terkait melakukan upaya-upaya pencegahan di Kabupaten Buteng.

Maka itu, Dinkes Buteng pada 10 Maret 2020, melaksanakan rapat internal dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanganan kasus COVID-19.

Kadis Kesehatan Kabupaten Buteng, Kasman, membeberkan rapat tersebut membahas langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Dinkes.

Sebagai langkah awal, Jumat (13/3/2020), pihaknya memberikan informasi kepada masyarakat dengan memasang baliho di dua titik (Depan Puskesmas Lakudo dan Puskesmas Gu) dan dilanjutkan di Puskesmas Lainnya.

"Informasi dan kegiatan tidak hanya dilakukan dengan memasang baliho, akan tetapi melalui petugas Puskesmas telah melaksanakan sosialisasi ke masyarakat di setiap kegiatan yang dilaksanakan puskesmas, deteksi dini di lima titik pintu masuk Buteng (Pelabuhan Wamengkoli, Pelabuhan Mawasangka, Pelabuhan Mawasangka Tengah, Pelabuhan Talaga Raya dan Terminal Lombe)," tulis Kasman melalui pesan WhatsApp, Rabu (18/3/2020).

Bagikan