Buteng

Keberatan Ijazah Bupati Buteng Dilaporkan Palsu, STIM-LPI Makassar Siap Lapor Balik

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 21 Maret 2020 12:29 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Keberatan Ijazah Bupati Buteng Dilaporkan Palsu, STIM-LPI Makassar Siap Lapor Balik
Dr Syahrul Makkurade

PUBLIKSATU, MAKASSAR - Pihak kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen - Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM-LPI) Makassar, berencana akan melapor balik para pelapor yang melaporkan ijazah sarjana ekonomi Bupati Buteng H Samahuddin yang diduga palsu di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Rencana lapor balik ini akan dilayangkan STIM-LPI Makassar setelah terkuak para pelapor yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Buton Tengah tidak menunjukan bukti-bukti yang menguatkan tuduhan mereka saat gelar perkara dugaan ijazah palsu Bupati Buteng di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Sulsel, Jumat (20/03).

Kepala Bagian Administrasi Akademik Kemahasiswaan, STIM-LPI Makassar, Dr Syahrul Makkurade MSi, mengaku akan melapor balik pihak pelapor karena tuduhannya tidak berdasar dan merugikan nama baik STIM-LPI Makassar secara kelembagaan.

"Dari data-data Samahuddin kuliah di kampus, mulia dari KRS, KHS, berita acara ujian final, SK Yudisium dan lain-lain yang telah kami berikan ke Penyidik Kepolisian, membuktikan jika Samahuddin (Bupati Buteng, red) kuliah di STIM-LPI Makassar," ungkap Syahrul kepada sejumlah media, usai gelar perkara.

Sementara, data-data yang dilaporkan pohak pelapor tidak lengkap, dimana surat-surat tidak dilampirkan dengan tanda tangan dan pengesahan dari pihak kampus. "Yang bisa menentukan seorang mahasiswa berhak memperoleh gelar sarjana atau tidak adalah pihak kampus," pungkas Syahrul.

Untuk diketahui, dari fakta-fakta gelar perkara laporan dugaan ijazah palsu Bupati Buteng tersebut, terkuak pelapor yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Buton Tengah tersebut yakni La Ane (La Ape) sebagai pelapor dan saksi pelapor yakni La Ode Saharuddin (La Ode Gogo), La Munawir, dan Saleh Ganiru.

Pihak Polda Sulsel yang coba dikonfirmasi hasil release resminya, belum memberikan dan berjanji akan merilis dan mengumumkannya Senin (23/03).

Bagikan