Buteng

Polsek dan Puskesmas Sangia Wambulu Cegah Corona , Penumpang Pelabuhan Tolandona Disemprot Disinfektan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 30 Maret 2020 14:41 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Polsek dan Puskesmas Sangia Wambulu Cegah Corona , Penumpang Pelabuhan Tolandona Disemprot Disinfektan
Camat Sangia Wambulu La Ode Taslim dan Kapolsek Iptu Tri Nugroho berpose di Posko Pemeriksaan Kesehatan Covid-19 di Pelabuhan Tolandona

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) atau virus corona terus dilakukan pihak Puskesmas dan Polsek Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) agar tak masuk ke wilayahnya.

Salah satunya antisipasi deteksi dan pemeriksaan kesehatan serta penyemprotan cairan disinfektan terhadap para penumpang kapal feri dan Jonson beserta barang bawaan mereka saat tiba di Pelabuhan Tolandona. Begitu pula di pelabuhan rakyat desa-desa lainnya di Kecamatan Sangia Wambulu bila ada laporan kedatangan perantau atau mahasiswa dari luar daerah.

"Untuk mensterilisasi wilayah Kecamatan Sangia Wambulu dari penyebaran virus corona, kami bersama pihak Puskesmas Sangia Wambulu senantiasa melakukan pemeriksaan kesehatan dan suhu badan para penumpang kapal feri dan Jonson yang masuk ke Pelabuhan Tolandona," tulis Kapolsek Sangia Wambulu Iptu Tri Nugroho melalui pesan WhatsApp, saat ditanya upaya pihaknya mencegah penyebaran virus corona di wilayahnya, Sabtu (28/3/2020).

Tak cukup pemeriksaan suhu tubuh saja, dibawah komando dirinya bersama Kepala Puskesmas Sangia Wambulu La Ode Yusni R Mahdi SKM, juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap para penumpang yang datang beserta seluruh bawaannya. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang terus merebak agar tidak masuk di Kecamatan Sangia Wambulu.

Selain itu, kerjasama memberikan sosialisasi dan pemahaman terhadaap para penumpang terkait virus corona agar menghindari dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang sebagaimana maklumat Kapolri. "Kami selalu tekankan agar mengatur jarak satu meter dengan orang lain dan sementara tidak bersalaman dulu dengan orang lain seperti kebiasaan selama ini," beber Kapolsek.

Pria dengan pangkat dua balak di pundak ini juga mengharapkan partisipasi pemerintah desa dan masyarakat Sangia Wambulu untuk melaporkan warganya yang tiba dari luar daerah. Sehingga pihaknya bersama petugas kesehatan dari Puskesmas langsung melakukan pemeriksaan kesehatan, pengecekan suhu tubuh, dan penyemprotan cairan disinfektan di pelabuhan atau dermaga rakyat tempat kedatangan warga yang diwaspadai tersebut.(uzi)

Bagikan