Opini

Ibnu Khaldun dan Trias Epidemiologi; Menimbang Wabah dan Peradaban (Bagian 1)

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Kamis, 2 April 2020 23:16 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Ibnu Khaldun dan Trias Epidemiologi; Menimbang Wabah dan Peradaban (Bagian 1)

Oleh: Sunarwan Asuhadi

(Alumni Ilmu Pengelolaan SDA dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor)

PUBLIKSATU, Tahukah anda, apa yang dimaksudkan dengan epidemiologi?

Ya, dengan mengembangkan pengertian dari MacMahon & Pugh (1970), epidemiologi dapat dimaknai sebagai ilmu yang mempelajari tentang hal-hal yang terjadi/menimpa penduduk. Awalnya, khusus terkait dengan penyakit menular (wabah), dan ini disebut dengan epidemiologi klasik.

Saat ini, epidemiologi tak lagi secara spesifik digunakan untuk mempelajari penyakit menular dalam masyarakat, tetapi sudah digunakan juga untuk penyakit menular bukan wabah, penyakit tidak menular, serta masalah-masalah kesehatan lainnya. Inilah yang disebut dengan epidemiologi modern.

Nah, dalam kajian epidemiologi, ada yang disebut dengan segitiga epidemiologi (epidemiologic triangle). Istilah ini kemudian populer dengan sebutan trias epidemiologi atau juga triad epidemiologi.

Potensi penyakit dari segitiga wabah tersebut, dapat diantisipasi dengan mematahkan atau memutuskan salah satu kaki segitiga epidemiologi yang mengganggu hubungan antara lingkungan, pejamu, dan agen untuk menghentikan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Apa itu trias epidemiologi?

Bagikan