Baru Sebulan Wabah Covid-19 181 Meninggal, Bagaimana Satu Dua Bulan Kedepan?
Bagikan

Oleh: Asmar, SH
(Ketua LBH Pelita Umat Korwil Kepulauan Buton)
PUBLIKSATU, RAMAI diperbincangkan terkait wabah penyakit Covid-19 akhir-akhir ini. Pemerintah menetapkan penyebaran Corona Virus disease (Covid-19) sebagai bencana nasional khususnya di Indonesia. Saat ini jumlah pasien positif terinfeksi per Jumat (3/4), mencapai 1.986 kasus. Dari jumlah itu, meninggal mencapai 181 jiwa, sembuh 134 orang.
"Pada hari ini ada penambahan 196 orang, sehingga jumlah kasus positif menjadi 1.986," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, dalam keterangan persnya, di gedung BNPB, Jakarta, Jumat (3/4). (https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200403150643-20-490070/update-corona-3-april-1986-kasus-181-meninggal-134-sembuh)
Miris, baru sebulan di Indonesia penyebaran Covid-19 yang meninggal sudah mencapai 181 orang. Lalu bagaimana dengan prediksi untuk satu, dua dan tiga bulan kedepan. Bila Maret yang meninggal telah mencapai ratusan nyawa melayang, diantaranya dokter dan perawat. Kita berdoa semoga Indonesia tidak seperti Italia.
Terlepas dari itu, pemerintah pusat menegaskan kepada pemerintah daerah, terutama dalam pengambilan keputusan harus dikonsultasikan kepada pemerintah pusat. Apabila dibeberapa daerah ada kebijakan menutup jalur perbatasan untuk mencegah penyebaran Covid-29. Hanya saja, sudah ada beberapa kepala daerah yang melakukan karantina wilayah.
Meski begitu, dalam sebuah pemberitaan disalah satu media online nasional, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan semua kebijakan besar di daerah harus dikonsultasikan dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait. Langkah ini untuk menekan penyebaran Covid-19.(Jakarta, Beritasatu.com)
"Kebijakan besar yang dilakukan pemerintah daerah harus dikonsultasikan ke kementerian terkait," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (16/3/2020).