Buteng

Cegah Penyebaran Covid-19, Masuk Sangia Wambulu Diwajibkan Cuci Tangan dan Pakai Masker

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 17 April 2020 14:40 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Cegah Penyebaran Covid-19, Masuk Sangia Wambulu Diwajibkan Cuci Tangan dan Pakai Masker
Mobil yang akan masuk di Kecamatan Sangia Wambulu dihentikan dan penumpangya disuruh cuci tangan pakai sabun

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Untuk mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) masuk di wilayah hukumnya, Polsek Kecamatan Sangia Wambulu di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mewajibkan setiap orang yang masuk melalui pintu perbatasan dengan kecamatan lainnya untuk mencuci tangan memakai sabun terlebih dahulu di tempat yang sudah disiapkan.

Bagi mereka yang masuk tanpa masker, langsung diberikan masker. Tak hanya itu, kendaraan dan barang bawaan mereka disemprot dengan disinfektan. Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga Pandemi Corona berakhir.

Dalam melaksanakan kegiatan ini, Polsek Sangia Wambulu menggandeng pihak Puskesmas setempat dan para tenaga relawan Covid-19 yang sudah terbentuk di setiap desa dan kelurahan di Kecamatan Sangia Wambulu. Para relawan yang berjaga di perbatasan tersebut memberlakukan sistem shift yang diatur Polsek Sangia wambulu.

"Kegiatan ini kita lakukan untuk mencegah virus corona masuk di Kecamatan Sangia Wambulu, sehinga di titik perbatasan antara Desa Baruta Lestari, Kecamatan Sangia Wambulu dengan Desa Kolowa, Kecamatan Gu kita lakukan penjagaan. Setiap orang yang masuk di Kecamatan Sangia Wambulu kita wajibkan cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu," tutur Kapolsek Sangia Wambulu, Iptu Tri Nugroho, saat memimpin penjagaan di perbatasan, Kamis (16/04).

Kepada warga yang masuk di Kecamatan Sangia Wambulu tersebut, pihaknya memberikan edukasi pentingnya selalu mencuci tangan dengan bersih dan melindungi diri dengan masker di tengah pandemi penyebaran virus corona saat ini.

Dari data yang dikumpulkan pihaknya, kebanyakan yang masuk merupakan warga Kecamatan Sangia Wambulu sendiri yang pulang berkantor dari Lakudo dan berbelanja dari Pasar Lombe. Ada juga dari warga kecamatan lainnya yang masuk menjual sayur dan barang dagangan lainnya yang sudah rutin menjual selama ini.

Bagikan