Kapal Asing Muat Aspal Buton di Tengah Pandemi Corona, La Bakry: Saya Sudah Ancam

PUBLIKSATU - Bupati Buton, La Bakry tidak mempermasalahkan hadirnya sebuah kapal asing yang melakukan pengangkutan aspal di teluk Pasarwajo di tengah pandemi virus corona belum lama ini.
Sebab, menurutnya kapal tersebut sebelum melakukan aktivitas di Kabupaten Buton terlebih dahulu sudah mendapatkan izin dari sejumlah pihak terkait.
"Itu kapal itu mereka sudah melapor. Dari pihak yang berwenang rencana mau muat aspal," ujar Bupati saat ditemui sejumlah wartawan usai rapat bersama camat dan lurah di gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran pemkab Buton, Senin (20/4/2020).
Kendati demikian, La Bakry mengaku pihaknya terus melakukan pemantauan gugus tugas. Meski dipersilakan, namun para anak buah kapal tidak diperbolehkan untuk turun ke daratan.
"Mereka tetap dalam pantauan dari tim gugus. Silakan saja muat tapi tidak boleh turun. ABK-nya tidak boleh turun kedarat. Dia standby di kapal," ujarnya.
Selain itu, dengan adanya kapal pemuat aspal itu, telah menambah perputaran ekonomi di Kabupaten Buton. "Nda perlu ditolak. Karena mereka itu. Kalau dia muat aspal ada ekonomi bergulir ada angkutan aspal. Kan angkutannya orang masyarakat kita semua. Belum lagi tenaga kerja disana bisa terbayarkan gajinya," ujarnya.
Tidak hanya itu, La Bakry menegaskan bila ditemukan ada ABK turun dari kapal, dirinya mengancam tidak segan-segan untuk tidak memberikan izin.