Lawan Covid-19, HIPPMIBAR Bagikan Masker dan Hand Sanitizer
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam melawan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) di daerahnya, Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Baruta (HIPPMIBAR) yang ada di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar aksi bagi-bagi masker dan hand sanitizer di empat desa Kecamatan Sangia Wambulu.
Empat desa yang menjadi sasaran Gerakan 1.000 Masker para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu adalah Desa Doda Bahari, Desa Baruta, Desa Baruta Analalaki, Desa Baruta Lestari. Kegiatan yang direncanakan digilir selama empat hari tersebut, diawali dari Desa Doda Bahari, Senin (20/4/2020).
Bertempat di halaman Poliklinik Desa (Polindes) Doda Bahari, kegiatan diawali dengan acara ceremoni yang dihadiri anggota DPRD Kabupaten Buteng Azaludin, selaku Dewan Alumni HIPPMIBAR, Kapolsek Sangia Wambulu Iptu Tri Nugroho, Kepala Puskesmas Sangia Wambulu La Ode Yusni R Mahdy SKM, Kades Doda Bahari Abdul Hanis Anto, Babinsa Serka Masnur, dan Imam Doda Bahari La Asara.
Ketua Panitia Ihwan Saifullah, dalam laporannya mengatakan ditengah pandemi virus corona HIPPMIBAR tak ingin berpangku tangan, sehingga berinisiatif melawannya dengan aksi Gerakan 1.000 masker untuk keselamatan masyarakat Baruta.
"Gerakan 1.000 Masker ini tidak akan berjalan sukses tanpa adanya bantuan dan dukungan dari para alumni HIPPMIBAR, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta kerja sama yang baik dari pemertintah desa serumpun Baruta. Olehnya itu, kami dari panitia mengucapkan terima kasih dan selalu meminta petunjuk maupun bimbingan untuk kegiatan-kegiatan HIPPMIBAR kedepannya," ungkapnya.
Ketua HIPPMIBAR, Akbar Saleh Anto, menerangkan Gerakan 1.000 Masker yang dilaksanakan HIPPMIBAR ini selain melawan Covid-19 juga bertujuan untuk mempererat silaturahim antara mahasiswa dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sangia Wambulu, pemerintah desa serumpun Baruta, dan masyarakat Baruta sendiri.
"Alhamdulillah, gerakan yang kami bangun hari ini mendapat respon positif dan dukungan luar biasa dari Forkopimcam Sangia Wambulu dan pemerintah desa untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat Baruta," tutur Akbar.