ASDP Bajoe di Sulsel Langgar Kesepakatan Penolakan Penumpang Asal Makassar
Bagikan

PUBLIKSATU, KOLAKA - Larangan bagi calon penumpang asal kota Makassar menggunakan sarana angkut penyeberangan Feri dari pelabuhan Bajoe di Sulsel menuju pelabuhan Kolaka ternyata tidak dipatuhi oleh pengelola pelabuhan dan ASDP.
Itu terbukti banyaknya warga asal kota Makassar yang tetap bisa lolos menjadi penumpang Feri tujuan Kolaka berdasarkan data manifest hingga Senin (27/4).
Fakta tersebut diungkapkan langsung Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten Kolaka dr Muhammad Aris di hadapan Kapolda Sultra Brigjen Pol. Merdisyam saat meninjau Posko Tanggap Darurat Penanganan Covid-19 BPBD Kolaka, Selasa (28/4).
"Masih cukup banyak penumpang feri yang datang dari Makassar dan itu sudah sempat dipertanyakan kesana namun belum ditahu bagaimana tindaklanjutnya," ungkap Aris di Posko tanggap darurat Covid.
Selain juru bicara Gustas Covid, penyampaian serupa juga dikemukakan Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kolaka Zulfadli Lutfi Kadir saat Kapolda meninjau pos Covid di kawasan pelabuhan Kolaka.
"Masih banyak pak, kami sudah koordinasi tapi masih ada juga yang lolos," ungkapnya.
Menurut Zulfadli, melihat kenyataan masih tetap lolosnya penumpang asal Makassar menggunakan sarana angkut feri satu-satunya cara yang bisa dilakukan KKP hanya menegakkan SOP protokol kesehatan.