Berita Terkini
Sultra

Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sultra Masuk Urutan Kedua Terbaik Setelah DKI

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 30 Mei 2020 04:35 WIB · 2 menit baca
Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sultra Masuk Urutan Kedua Terbaik Setelah DKI
Ali Mazi

PUBLIKSATU, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menyebutkan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, Sultra masuk urutan kedua terbaik setelah DKI Jakarta.

"Setelah himbauan dan adanya bantuan dari berbagai pihak, akhirnya kami bekerja sama dengan KONI, Penggerak PKK dan Gugus Tugas serta para tim relawan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan hasilnya sangat memuaskan," ungkap Ali Mazi saat acara silaturahmi bersama insan pers belum lama ini di rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sultra.

Lanjutnya, Pemprov Sultra bekerjasama dengan Bulog dalam memberikan bantuan sembako pertama kalinya kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 sejak (19/5) melalui tim gugus tugas Covid-19 Sultra.

"Dengan menggunakan dana tim gugus tugas Provinsi Sultra. Dari dana sebanyak Rp 400 miliar yang disampaikan kepada pemerintah dengan dibagi dua yakni Rp 325 miliar dibelanjakan untuk kesehatan, ekonomi dan jaring pengaman sosial. Sementara dana yang Rp 75 miliar yakni diperuntukkan untuk dana tak kerduga, dan anggaran Covid-19 di Sultra sendiri dibelanjakan usai disetujui dari pemerintah pusat. Artinya kalau masih belum cukup, masih akan ada bantuan dana lain untuk disampaikan," terangnya.

Sambungnya, dana tersebut sudah mulai dibelanjakan mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), masker dan beberapa kebutuhan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kemudian penanganan Covid-19 sendiri, seluruh Indonesia setelah DKI Jakarta kita Sultra mendapatkan nomor urut dua terbaik dalam penanganan Covid-19. Termasuk pengamanan kerjasama dengan kepolisian," jelasnya.

Tambahnya, kategori ini didapatkan, atas kerjasama yang baik antara Pemprov Sultra bersama TNI-POLRI, Gugus Tugas, relawan serta masyarakat yang selalu bahu-membahu dalam penanganan Covid-19.