Hugua Minta Fasilitas Pariwisata Terapkan New Normal

PUBLIKSATU.KENDARI-
Kegiatan ekonomi di Kota Kendari Sulawesi Tenggara sudah mulai menggeliat. Hal ini terungkap dari diskusi yang diselenggarakan Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran (BPD PHRI) Sulawesi Tenggara.
Rapat dipimpin Ketua BPD PHRI Sultra, Ir Hugua dihadiri Sekretaris Eko Dwi Sasono dan sejumlah General Manager (GM) Hotel di Kendari yang dilaksanakan dengan protokol normal baru, di Hotel Claro, Jumat (5/6).
Hugua mengatakan berdasarkan diskusi terungkap paska-lebaran mulai terjadi peningkatan jumlah tamu hotel dan restoran. Angkanya rata-rata 15 persen dari bulan Februari saat merebaknya Covid-19 di Indonesia, tingkat hunian hanya berada pada kisaran 5 persen . “Ini indikasi yang baik dan pertanda bahwa tingkat mobilitas penduduk untuk melakukan bisnis mulai menggeliat," bangganya.
Lebih lanjut, kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Sultra ini, bahwa PHRI sudah mengeluarkan Pedoman Protokol Tatanan Normal Baru bagi hotel dan restoran. Sehingga semua hotel dan restoran yang terdaftar resmi di BPD PHRI Sultra sudah menerapkan protokol tersebut.
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuagan ini menambahkan protokol normal baru dimaksud meliputi fasiltas cuci tangan dipintu masuk, pemeriksaan suhu tubuh dengan termometer infra merah, hand sanitizer, pakai masker, pengaturan jarak kursi dan meja di loby dan restoran hotel. Semua kamar hotel dan ruangan pelayanan akan disemprot dengan disinfektan dua kali sehari untuk menjamin kebersihan lingkungan dari Covid-19. “Yah jadi masyarakat tidak perlu lagi ragu untuk menginap di hotel dan makan di resoran," kata mantan Bupati Wakatobi dua periode ini.
"Dengan menggeliatnya kegiatan ekonomi khusunya disektor pariwisata, maka kami sebagai pengusaha industri pariwisata meminta kepada Pemda khususnya Pak Wali Kota Kendari untuk melengkapi fasilitas dan pedoman protokol normal baru dikawasan obyek wisata sehingga semua pengunjung terlindungi dari paparan Covid-19," tutupnya.(iwn)