Update Covid-19 di Sultra, Sembuh 2 dan Positif 5 Orang
Bagikan

PUBLIKSATU, KENDARI - Kasus positif Covid-19 di Sultra menjadi 277 orang dengan penambahan 5 kasus baru. Dimana pada hari sebelumnya tanggal, Kamis (11/6/2020) hanya sebanyak 272 orang. Hal ini disampaikan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Rabiul Awal.
Disisi lain, kasus sembuh bertambah 2 orang atau menjadi 180 orang. Dimana sebelumnya hanya 178 orang atau dengan presentase kesembuhan mencapai 64,98 persen. Sementara kasus meninggal tetap 5 orang yakni 1,8 persen dan yang menjalani perawatan, isolasi maupun karantina sebanyak 92 orang atau 33,21 persen.
"Kasus baru sendiri terdiri dari Kabupaten Kolaka sebanyak 5 orang, dimana clusternya kelima orang tersebut tidak jelas. Dari lima orang tersebut, 3 orang adalah satu keluarga yakni ayah, ibu dan seorang putra. Dimana Ayahnya adalah pelaku perjalanan dari Jakarta, ibunya merupakan kerabat dari salah satu pasien kasus Covid-19 konfirmasi di Kabupaten Kolaka sebelumnya. Kemudian 2 orang yang lainnya tidak jelas, dimana salah satunya merupakan penjual keliling," beber Rabiul Awal (12/6).
Dijelaskan, kasus sembuh sendiri terdiri dari Kabupaten Kolaka 1 orang dan Kabupaten Bombana 1 orang. Hasil ini berdasarkan pemeriksaan lab PCR di RS Bahterahmas Provinsi Sulawesi Tenggara.
Rabiul Awal mengharapkan teman-teman Gugus Tugas Kabupaten/Kota untuk terus gencar melakukan edukasi dan langkah-langkah pencegahan di daerah masing-masing. Serta melakukan prosedur survey lands deteksi dan penelusuran kasus konfirmasi di lapangan.
"Menjadi penting, karena salah satu dasar kajian atau pertimbangan untuk menuju penerapan tatanan hidup normal (New Normal), mempersyaratkan salah satunya adalah kepatuhan akan protokol kesehatan yang makin tinggi. Oleh sebab itu,
semua Gugus Tugas Kabupaten/Kota harus menyesuaikan keadaan faktual dan real kasus Covid-19 di tengah masyarakat. Serta
kepada seluruh masyarakat, agar tetap patuh kepada protokol kesehatan serta himbauan pemerintah daerah," pungkasnya. (m1)