Berita Terkini
Sultra

Memasuki New Normal, Dikbud Sultra Persiapkan Protokol Kesehatan di Sekolah

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 16 Juni 2020 15:54 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Memasuki New Normal, Dikbud Sultra Persiapkan Protokol Kesehatan di Sekolah
Asrun Lio

PUBLIKSATU, KENDARI - Memasuki masa tatanan kehidupan baru (New Normal), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara, saat ini tengah mempersiapkan protokol kesehatan untuk dalam lingkungan sekolah.

"Sebelum memasuki Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah dimasa New Normal, kita akan persiapan protokol kesehatan di lingkup sekolah. Baik itu, persiapan lingkungan sekolah yang bersih, persiapan wadah tempat cuci tangan serta pemakaian masker untuk guru serta siswa dan siswi ketika mengikuti proses belajar mengajar," jelasnya.

Sambungnya, apalagi saat ini masuk dalam tahun ajaran baru, sekolah tetap melaksanakan proses pembelajaran secara bertahap.

"Mulai hari ini, saya akan mengeluarkan surat kesiapan sekolah memasuki tahun ajaran 2020-202, dengan menunjukkan ke kepala SMA, SMK, SMP negeri maupun swasta. Rujukan kita adalah pada keputusan menteri. Ya, intinya kita mau mengingatkan tanggal 13 Juli 2020 pelaksanaan proses belajar mengajar dan nanti akan berakhir pada 19 Juni 2021," ujar Asrun Lio.

Dimana, lanjunya, setiap sekolah dalam hal ini kepala sekolah dan guru untuk menyusun dokumen kurikulum sekolah yang tentunya dengan memenuhi protokol kesehatan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra dalam hal ini memastikan setiap sekolah telah menyiapkan protokol kesehatan, seperti penyediaan masker, penyediaan tempat cuci tangan serta pengarahan untuk menjaga jarak dalam rangka memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di sekolah.

"Setelah mempersiapkan protokol kesehatan dalam layanan pendidikan, sekolah juga mempersiapkan Satgas kesehatan di sekolah. Setelah ketersediaan tersebut, setiap sekolah akan melaporkan secara rutin mengenai kelengkapan protokol pelayanan pendidikan pada masa New Normal kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara agar mudah dipantau keberadaan setiap sekolah tersebut," tegasnya.

Apalagi, tambah Asrun Lio, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah memberikan bantuan sebanyak 1.000 unit wadah untuk mencuci tangan untuk kurang lebih 500-an sekolah serta telah menyerahkan sebanyak 300.000 masker untuk sekolah yang ada di 17 kota/kabupaten di Sultra.

Bagikan