Soal Dugaan Air Keruh Tercemar Pertambangan, Polsek Pasarwajo dan PDAM Buton Beda Persepsi

PUBLIKSATU - Polisi Sektor (Polsek) Pasarwajo begerak cepat menindak lanjuti aduan adanya dugaan aktivitas pertambangan di sekitar sumber air Perusahaan Umum Daerah Air Minum Buton Unit Pasarwajo.
Polisi bersama pihak PDAM kemudian turun ke lokasi. Memastikan kebenaran atas aduan dugaan adanya aktivitas pertambangan pasir yang disebut menjadi penyebab keruhnya air PDAM yang dikeluhkan warga Pasarwajo.
Hanya saja, saat dilakukan pengecekan polisi mengaku tidak menemukan adanya penambangan itu.
"Kanit Reskrim saya sudah cek sama-sama dengan petugas PDAM namun tidak ada penambangan," singkat Kapolsek Pasarwajo, Iptu La Ode Made saat dikonfirmasi Publiksatu.co melalui Whatsapp, Rabu (24/6/2020).
Berbeda dengan Kepala Unit PDAM Pasarwajo, Nuhril Ama SH. Ia meyakini bahwa di sekitar sumber air PDAM terdapat penambangan pasir. Bahkan ia mengaku ada dua titik bekas penambangan. Hal itu diketahuinya saat dirinya melakukan peninjauan langsung bersama pihak kepolisian.
"Ada bekas galian. Kami sudah survei juga tadi. Dari kanit intel. Mereka pak Syahril. Sudah, kita sudah cek disana tadi. Ada dua titik bekas penambangan," ujarnya kepada Publiksatu.co.
Lanjut, Nuhril membandingkan sebelum ada penambangan pasir, bila hujan turun, ia tidak menampik sumber air PDAM berubah warna menjadi keruh. Hanya saja durasi peralihan dari keruh ke penjernihan yang membedakan sesudah dan sebelum adanya penambang.