Pemkab Buton Rembuk Stunting
Bagikan

PUBLIKSATU - Pemerintah Kabupaten Buton menyelenggarakan rembuk dalam rangka akselerasi penurunan angka stunting. Rembuk stunting itu berlangsung di aula kantor Bupati Buton, gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran Pemkab Buton, Senin (29/6/2020).
Dalam sambutannya, Bupati Buton La Bakry menjelaskan negara-negara di dunia saat ini, bekerja dan berkomitmen bersama untuk berkontribusi positif terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan ( Sustainable Development Goals/ SDGs).
SDGS itu memuat 17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang berlaku secara universal diseluruh dunia, yang mana salah satunya mengamanahkan tanpa kelaparan diseluruh belahan dunia. Tanpa kelaparan dapat di lalui dengan gizi yang baik, ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Tentunya bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan mempunyai jumlah penduduk yang tidak sedikit harus berkontribusi positif terhadap capaian tujuan SDGs tersebut, Blberbagai upaya dilakukan dengan harapan tercapainya gizi dan ketahanan pangan yang mantap akan melahirkan generasi-generasi yang berdaya saing tinggi.
"Dengan adanya upaya tersebut diharapkan pada 10 sampai 30 tahun kedepan Indonesia dan dunia mencapai generasi emas tanpa malnutrisi yang dapat berampak kematian bayi," ujarnya.
Generasi emas atau generasi milenial akan memasuki puncak keemasan pada tahun 10 atau 20 tahun kedepan. Jumlah mereka akan sangat berlimpah, hal inilah yang dikatakan sebagai bonus demografi. Kondisi pada saat itu, tingkat perekonomian sangat tinggi dimana Indonesia di perkirakan akan masuk sebagai negara besar dengan tingkat perekonomian yang tinggi.
Generasi milenial tersebut adalah generasi yang produksi yang mempunyai daya saing yang tinggi. Atas dasar hal tersebut maka tugas bersama adalah menyiapkan generasi tersebut agar dapat bersaing ditengah peradaban dunia yang semakin ketat dan kompleks.