Gandeng Empat Perusahaan BUMN, Hippmala Tanam 2.000 Mangrove di Desa Wawobungi
Bagikan

PUBLIKSATU, KONAWE - Untuk mencegah pengikisan atau abrasi di Desa Wawobungi, Kecamatan Lalongga Sumeeto, Kabupaten Konawe, Himpunan Pemuda, Pelajar, Mahasiswa Kecamatan Lalonggasumeeto (HIPPMALA) mengandeng empat perusahaan BUMN yakni PLN, PJB, PLTU NII Tanasa dan WARTSILA dalam melakukan penanaman bakau (Mangrove) dengan tema "Satu Pohon Solusi Abrasi", Senin (20/7).
Saat ditemui Superviser Lingkungan PLTU NII Tanasa Niko Cahyando mengatakan, pihaknya bersama PLN, PJB, WARTSILA sudah melakukan sosialisasi dan komunikasi bersama dengan pihak Mahasiswa, pihak perangkat desa, Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa sebelum melakukan penanaman Mangrove. Dimana kegiatan ini dilakukan di balai Desa.
"Tadi sesudah diskusi, kami memberikan penyerahan satu pohon secara simbolik. Selanjutnya nanti sore, itu dilanjutkan dengan penanaman sebanyak 2000 pohon," bebernya.
Sambungnya, diadakannya penanaman 2000 pohon mangrove ini, bertujuan untuk mencegah abrasi khususnya diperairan desa Wawobungi. Penanaman 2000 pohon mangrove ini dikembangkan dengan menggunakan dana CSR ini sebesar Rp. 30 juta dan ini akan dilaksanakan setiap tahunnya.
"Nantinya, setelah penanaman di Desa Wawobungi ini, akan berpindah ke Desa lainnya. Tujuannya selain merawat lingkungan disekitar kita, penanaman ini sebagai media yang sangat baik dalam menjalin hubungan antara masyarakat khususnya dengan PLTU NII Tanasa," pungkasnya.
Diwaktu yang berbeda, Ikhsal Hatta, sebagai Ketua panitia mengatakan, dengan adanya pola pertumbuhan Mangrove di desa Wawobungi dapat membawa dampak keseimbangan lingkungan.
"Dengan adanya penanaman pohon mangrove sebanyak 2000 pohon, kami berharap bahwa ekosistem yang ada di pesisir laut desa Wawobungi terjadi keseimbangan. Dalam hal ini, keseimbangan antara ekosistem Mangrove, ekosistem laut dan ekosistem terumbu karang menjadi terjaga,"ulasnya.