Ali Mazi Paparkan Strategi Sukseskan Gerakan Diversifikasi Pangan

PUBLIKSATU.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi memaparkan strategi menyukseskan kebijakan Diversifikasi pangan dalam acara gerakan Diversifikasi dan Ekspose (Mikro Kecil dan Menengah) UMKM Pangan Lokal Tahun 2020.
Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan strategi kebijakan diversifikasi pangan pemerintah melalui tiga pendekatan yaitu, teknologi, bisnis, dan kearifan lokal. Pendekatan teknologi dilakukan melalui pemanfaatan teknologi pengolahan pangan.
"Nantinya, hasil olahan pangan ini dapat disandingkan dengan beras/nasi sebagai menu makanan sehari-hari. Dengan memanfaatkan teknologi, bentuk asli pangan lokal yang sudah ada di masyarakat diubah baik tampilan maupun dengan memperkaya nilai gizi yang dikandungnya," ujarnya.
Adapun beberapa olahan pangan lokal, kata dia telah menjadi kuliner khas daerah yang dapat dinikmati tamu yang berkunjung ke Sultra, seperti sinonggi, kasuami, dan kabuto.
“Saya kira hal ini sangat menggembirakan dan patut disyukuri adalah sumber daya pangan lokal di daerah kita seperti sagu, ubi kayu, dan jagung cukup berlimpah dan telah lama dijadikan pangan pokok lokal oleh sebagian besar masyarakat Sultra,” tuturnya.
Dijelaskannya pula eksistensi kuliner khas Sultra ini, dapat terus ditumbuhkembangkan melalui pendekatan kedua, yakni pendekatan bisnis. Dilakukan dengan pola industrialisasi berbasis korporasi, serta peningkatan kuantitas produksi dan pemasaran bagi para pelaku UMKM di bidang pangan lokal.
“Maka dari itu saya berharap pihak perbankan dapat terus memberikan kemudahan kepada UMKM dalam mengakses kredit modal usaha, dan pihak swasta kiranya dapat menumbuhkan kemitraan dengan UMKM dalam produksi, pengolahan, dan pemasaran pangan lokal,” ungkapnya. (po7)