Resmi Definitif, Asrun Lio Tuntaskan Pekerjaan Yang Sempat Tertunda

PUBLIKSATU.COM, KENDARI - Setelah resmi didefinitifkan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio kini bergegas menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang sempat tertunda saat ia masih menjabat sebagi pelaksana tugas (Plt).
Usai dilantik, Asrun Lio mengatakan perbedaan dari segi tugas dan tanggung jawab tetaplah sama, kendati demikian kewenangan full akan tugas yang diamanahkan kini sudah seruluhnya. Sehingga pekerjaan-pekerjaan yang sempat tertunda kini mulai digagasnya.
"Jadi pekerjaan-pekerjaan tertunda itu antara lain memperbaiki sarana dan prasarana. Total ada delapan standar pendidikan yang paling mencolok yang harus kami selesaikan secepatnya," ungkapnya pada wartawan, Jumat (27/08/20).
Lebih lanjut, dikatakannya dari delapan standar yang akan digagasnya masih terdapat beberapa kendala yang juga menjadi prioritas dan perhatiannya yakni standar guru dan pendidikan dari segi sarana dan prasarananya.
"Terkait dengan standar guru dan pendidikan yang belum memadai dengan distribusi guru yang belum rata. Itu juga menjadi perhatian kami, sebab masih temukan sekolah-sekolah yang tenaga Guru PNS hanya satu orang saja, namun secepat mungkin kami atasi. Sebab ada beberapa sekolah juga bertumpuk guru-guru yang sudah PNS," tuturnya.
Dijelaskannya, pendistribusian guru berlabel PNS akan menjadi pekerjaan selanjutnya, sehingga nantinya tidak ada lagi sekolah yang kekurangan tenaga Guru PNS.
"Maka dari itu, langkah-langkah yang akan kami lakukan adalah mengidentivikasi sekolah yang gurunya kami rasa berlebih, yang nanti kami akan pindahkan ke sekolah yang kekurangan tenaga Guru PNS sesuai dengan kebutuhan di sekolah itu," terangnya.