Berita Terkini
Buteng

Semua Lancar, Jika Peserta JKN-KIS Pahami Prosedur

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 21 September 2020 22:59 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Semua Lancar, Jika Peserta JKN-KIS Pahami Prosedur

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH – Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Suharin (22) memiliki antusiasme yang cukup tinggi untuk mengetahui hak, kewajiban serta prosedur yang berlaku.

Ibu rumah tangga asal Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah ini mengatakan bahwa salah satu sumber permasalahan ketika seseorang ingin memanfaatkan program JKN-KIS pada fasilitas kesehatan adalah kurangnya pemahaman atau pengetahuan peserta terkait program ini.

“Pengetahuan adalah modal awal segala sesuatu, termasuk bagi peserta BPJS Kesehatan. Bagaimana cara mendaftar, membayar, atau menggunakan kartu ini (sambil menunjukkan kartu JKN-KIS miliknya) tentu semua itu harus kita ketahui. Beberapa orang yang bermasalah pada saat ingin menggunakan kartu itu karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki. Misalnya demam ringan langsung ingin berobat ke rumah sakit, ada juga yang tidak pernah membayar iuran tapi ingin mendapat pelayanan. Hal-hal seperti itu biasanya saya dengar dialami oleh kerabat saya," ungkap ibu dua orang anak ini.

Menurut Suharin salah satu cara agar tetap update terhadap informasi ataupun kebijakan terbaru seputar program JKN-KIS adalah dengan mendownload dan menginstal aplikasi Mobile JKN. Dengan Mobile JKN, peserta dapat mengakses banyak manfaat melalui berbagai fitur yang tersedia di dalamnya.

Misalnya kartu elektronik sebagai pengganti kartu manual untuk mengakses layanan, cek iuran, konsultasi dokter dan lain sebagainya. Selain itu, saat ini Mobile JKN menyediakan berita terupdate terkait penggunaan kartu serta sosialisasi kebijakan terbaru.

“Karena kita tinggal di daerah, jadi kita yang harus rajin mencari tahu. Saya kira saat ini informasi semakin mudah didapatkan karena jaringan internet juga yang sudah sampai ke pelosok, ditambah lagi handphone android harganya semakin terjangkau," katanya.

"Kalau tidak begitu tentu kita akan semakin tertinggal dan sulit untuk berkembang. Pembayaran iuran sampai penggunaan kartu pada saat sakit akan lebih mudah jika kita memahami ini (red JKN-KIS)," lanjutnya.

Bagikan