Berita Terkini
Sultra

Unjuk Rasa Mahasiswa di Kolaka Berlangsung Rusuh

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 1 Oktober 2020 01:41 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Kolaka Berlangsung Rusuh

PUBLIKSATU, KOLAKA - Aliansi Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka kembali menggelar unjuk rasa terkait penggunaan jalan umum untuk angkutan (hauling) material tambang.

Aksi yang sempat diwarnai baku hantam antara polisi dan pengunjukrasa itu digelar di jalan poros, depan gerbang utama kantor bupati Kolaka, Rabu (30/9/2020).

Dalam aksinya, mahasiswa yang dimotori Rahmad Hidayat kembali menyuarakan keluhan masyarakat yang kerap menemui masalah saat melintasi lumpur di ruas jalan nasional di desa Hakatotobu dan Tambea, kecamatan Pomalaa.

Menurut mahasiswa, kecelakaan kerap terjadi di ruas jalan yang diselimuti lumpur akibat proses pengangkutan material ore nikel milik PT Aneka Usaha (Perusda) Kolaka.

Selain kecelakaan akibat jalan berlumpur, dampak lain yang dirasakan langsung oleh pengguna jalan yakni debu dan kerusakan jalan.

Dengan kenyataan tersebut mahasiswa menyerukan tiga tuntutan kepada Pemda Kolaka.

Tiga tuntutan tersebut yakni,

pemberian sanksi kepada PD Aneka Usaha, penghentian penggunaan jalan umum untuk hauling, dan memberhentikan Arman Syahruddin dari posisi Dirut PD Aneka Usaha.

Bagikan