Jubir Gubernur Sultra Angkat Bicara Soal Sindiran Nur Alam
Bagikan

PUBLIKSATU.COM, KENDARI - Juru Bicara Gubernur Sulawesi Tenggara (Jubir Gub Sultra), Syamsul Anam Ilahi angkat bicara terkait tanggapan mantan Gubernur Sultra, Nur Alam yang mempersoalkan jalan akses Kendari-Toronipa di salah satu media beberapa waktu lalu.
Syamsul Anam Ilahi mengatakan strategis pembangunan dan pengembangan jalan poros Kendari-Toronipa dapat dilihat dari Future Value (cara perhitungan nilai uang/pemasukan pada masa yang akan datang) dari pengembangannya, yang mana jalan Kendari-Toronipa dapat membangkitkan koridor wisata pulau Bokori, Toronipa dan Labengki.
"Maka jika dikaitkan dengan Future Value poros Kendari-Toronipa sangat beralasan, jika Pemerintah provinsi menggenjot pembangunan jaringan jalan lingkar sisi utara tersebut. Terutama poros Kendari-Toronipa," ungkapnya usai kegiatan ngopi bareng media yang diselenggarakan Kominfo Sultra, Rabu (14/10/20).
Ia menjelaskan koridor sepanjang poros Kendari-Toronipa merupakan bagian dari kawasan pengembangan Pariwisata Nasional Kota Kendari dan sekitarnya, yang mencakup Kota Kendari, Kabupaten Konawe dan Konawe Utara.
"Sehingga diharapkan hal ini dapat mendorong pengembangan pariwisata pada ketiga wilayah tersebut," tegasnya.
Lanjut, Ia menambahkan begitu juga dengan jembatan Buton-Muna (Tona) yang dalam narasi besar pada rencana pembangunan jangka menengah periode kepemimpinan pertama Ali Mazi dengan tajuk stelsel masyarakat Sejahtera.
"Meski demikian kegiatan persiapan dan perencanaan pengembangan pembangunan Jembatan Buton-Muna kemudian diinisiasi, kembali dilanjutkan oleh gubernur selanjutnya," tuturnya.