Berita Terkini
Sultra

Dituding Sebagai Kepsek Cabul, Aslan Buka Suara

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 21 Oktober 2020 04:21 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dituding Sebagai Kepsek Cabul, Aslan Buka Suara

PUBLIKSATU.COM, KENDARI - Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 9 Kendari, Dr Aslan S.Pd M.Pd buka suara atas tudingan yang dialamatkan Ikatan Alumni SMAN 9 Kendari padanya, saat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Dikbud Sultra), beberapa hari lalu.

Dalam aksi unjuk rasa, massa ingin Aslan dicopot dari jabatannya karena diduga pernah mencabuli siswinya pada saat menjabat sebagai Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) pada 2017 silam.

Menanggapi hal tersebut, Aslan mengatakan sangat menghargai aspirasi para pendemo, namun di sisi lain ia menyayangkan tindakan massa aksi yang tidak terlebih dahulu menelusuri kebenaran atas tuduhan dugaan pencabulan yang menyeret namanya.

"Saya juga mengingatkan kepada ikatan alumni yang sempat melakukan aksi beberapa waktu lalu, agar terlebih dahulu mengakuratkan datanya kemudian disampaikan kepada penentu kebijakan di daerah ini, ataupun laporkan saya ke kepolisian jikalau betul saya melakukan pencabulan," ungkapnya pada wartawan publiksatu.co saat ditemui di Polda Sultra, Selasa (20/10/20).

Lebih lanjut, kata dia tudingan terhadap dirinya merupakan sebuah fitnah/isu yang sengaja digiring oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab serta tidak senang melihatnya dilantik sebagai Kepala Sekolah SMAN 9 Kendari.

"Saya kira ini hanya konspirasi orang-orang yang tidak menerima saya sebagai Kepsek SMAN 9 Kendari, kalau memang saya Kepsek cabul tolong dibuktikan data-datanya. Jangan hanya berorasi tanpa data dan jangan mengada-ngada," tegasnya.

Ia menegaskan, tuduhan tersebut tidaklah benar.

Bagikan