Buteng

Dukung Ketahanan Pangan Buteng, Amirul Fasilitasi Petani Hidroponik Dapatkan Modal dari CSR BI

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 24 Oktober 2020 17:17 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dukung Ketahanan Pangan Buteng, Amirul Fasilitasi Petani Hidroponik Dapatkan Modal dari CSR BI

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Setelah dua tahun lalu (2018) membantu memfasilitasi para petani milenial hidroponik Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mendapatkan bantuan modal dari Bank Indonesia (BI), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), DR H Amirul Tamim MSi, turun kembali ke Buteng untuk memonitoring dan mengevaluasi sejauh mana perkembangannya, Kamis (22/10/2020).

Dua tahun lalu, Amirul masih berstatus Anggota DPR RI yang duduk di Komisi XI. BI sendiri merupakan salah satu mitra dari Komisi XI, sehingga tak mengherankan Amirul memiliki jaringan yang kuat di level pimpinannya dan banyak mengetahui program-program BI tersebut yang bersentuhan dengan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya program Corporate Social Responsibilty (CSR) atau tanggungjawab sosial perusahaan dalam tiga sektor, yakni pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan ketahanan pangan. Program inilah yang dimanfaatkan Amirul untuk membantu para petani milenial hidroponik di Kabupaten Buteng mendapatkan modal dari CSR BI dalam mengembangkan usahanya.

Ada tiga titik yang sempat dimonitoring dan dievaluasi Amirul di Kabupaten Buteng, yakni kelompok hidroponoik di Lombe Kecamatan Gu, Pondok Pesantren Al-Amin di Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), dan kelompok ibu-ibu yang terampil membuat aneka kue dari olahan rumput laut di Desa Doda Bahari, Kecamatan Sangia wambulu.

"Alhamdulillah, dengan modal dari CSR BI para petani milenial kita di Buteng ini bisa mengembangkan usahanya dengan baik. Bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka, serta menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam upaya ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19 saat ini," ungkap Amirul.

Mantan Walikota Baubau dua periode ini mengaku takjub dengan berbagai inovasi yang dikembangkan para petani milenial hidroponik dengan konsep pangan terpadu. Satu lokasi ada berbagai macam tanaman sayur dan buah. Bahkan sampai dilengkapi dengan beternak ikan, memanfaatkan air hidroponik.

"Bisa kita lihat di Pesantren Al-Amin, dinding luar kantor dimanfaatkan untuk beternak ikan dan halamannya dibuatkan rumah hidroponik dengan berbagai macam tanaman sayur dan buah. Luar biasa usaha dan inovasi mereka," tukasnya.

Bagikan