Pemprov Sultra Terima Penghargaan dari BKN
Bagikan

PUBLIKSATU, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mendapat penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Penghargaan tersebut diberikan ata kebijakan tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan menggunakan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) baik pada pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) maupun pada seleksi kompetensi bidang (SKB).
Penghargaan diserahkan langsung Kepala BKN Kantor Regional (Kanreg) IV Makassar, Harun Arsyad kepada Gubernur Sultra H Ali Mazi SH, di ruang kerja Gubernur serta disaksikan sejumlah pejabat lingkup BKN Kanreg IV Makassar dan Kepala BKD Sultra Zanuriah, Jumat (13/11).
Setelah menerima penghargaan tersebut, Gubernur Ali Mazi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BKN atas penghargaan yang diberikan.
Penghargaan itu, kata Ali Mazi merupakan bentuk apresiasi positif Pemerintah Pusat atas langkah-langkah yang ditempuh Pemprov Sultra demi meningkatkan kualitas seleksi CPNS.
“Seleksi berbasis CAT merupakan perwujudan dari upaya menciptakan proses seleksi yang transparan dan bebas dari KKN. Pada gilirannya akan menghasilkan ASN yang berkualitas yang benar-benar lulus karena kompetensi dan kemampuannya,” jelas Ali Mazi.
Pada penerimaan CPNS formasi tahun 2019, lanjutnya, Pemprov Sultra hanya menyediakan 62 formasi. Saat tes SKD yang dilaksanakan pada Februari lalu, sebanyak 789 orang yang dinyatakan lulus. Berdasarkan ketentuan, hanya peringkat pertama hingga ketiga yang berhak mengikuti proses selanjutnya.
"Setelah dilakukan perangkingan, peserta yang bisa mengikuti SKB hanya 186 orang. Rangking di bawahnya otomatis gugur. Dari 186 orang yang mengikuti SKB, hanya 59 yang dinyatakan lulus dari 62 formasi yang tersedia. Tiga formasi tidak terisi karena tidak ada peserta yang memenuhi kategori untuk mengisi jabatan itu. Adapun tiga formasi tersebut adalah dokter gigi, D3 Pertanian dan D3 Perekam Medik," bebernya.