Jadi Pemateri dalam OKK PWI, Bupati Kolaka Mengaku Sempat Kecewa Terhadap Salah Satu Media
Bagikan

PUBLIKSATU, KOLAKA -- Bupati Kolaka Ahmad Safei mendukung sikap pengurus pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang meminta setiap wartawan harus nonaktif jika menjadi tim pemenangan calon kepala daerah.
Dukungan tersebut disampaikan Safei saat membuka sekaligus menjadi pemateri pada kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Kolaka di Aula Sasana Praja, kantor bupati Kolaka, Selasa (17/11/2020).
"Ini memang penting, jurnalis memang seharusnya begitu jangan seperti itu, karena bisa jadi rusak semua. Profesi rusak dan bisa merusak juga pihak lain," tegas Safei.
Sebagai pemateri pertama, Safei sempat menceritakan pengalaman tidak mengenakan saat ia menjadi calon bupati Kolaka untuk periode kedua tahun 2018 lalu.
Ketika itu salah satu media selalu menyajikan pemberitaan yang cenderung tidak berimbang sehingga memunculkan kesan memojokkan salah satu pasangan calon.
"Saya masih ingat, waktu itu KPU sudah menetapkan hanya satu lembaga survei tapi media itu justru selalu memberitakan lembaga survei di luar itu, kentara dan itu berulang terus," ungkapnya.
Walau kecewa dan sempat marah namun saat itu Safei mengaku tidak mengambil sikap apa-apa. Ia bahkan menganggap kenyataan tersebut sebagai pelajaran untuk semua.